MG Hector Tomahawk EV: Kembaran Wuling Eksion yang Siap Gempur India

Penulis: Luqman Arif  •  Senin, 24 Agustus 2026 | 21:32:31 WIB
MG India resmi memperkenalkan SUV listrik tiga baris Hector Tomahawk EV yang menggunakan platform ADAPT modular.

MALUKU — MG India akhirnya membuka tabir SUV listrik tiga baris yang selama ini jadi spekulasi. Bernama Hector Tomahawk EV, model ini akan menjadi kendaraan listrik pertama pabrikan asal Inggris itu di India yang menggunakan arsitektur ADAPT (Advanced Drive Architecture Platform Technology). Platform ini dirancang modular, memungkinkan MG menghadirkan varian plug-in hybrid (PHEV) di kemudian hari dari basis yang sama.

Kabar ini bukan sekadar isapan jempol. Mengutip Gaadiwaadi, Tomahawk EV punya kemiripan desain yang kuat dengan Wuling Eksion dan Wuling Starlight 560 yang sudah beredar di sejumlah negara. Untuk pasar Indonesia, nama Wuling Eksion memang sudah tidak asing—SUV listrik 7-penumpang yang sempat dipamerkan di ajang GIIAS.

Dimensi dan Desain: Lebih Kotak, Lebih Lega

Dari segi ukuran, Wuling Starlight 560 yang menjadi basis pengembangan mencatat panjang 4.745 mm dengan jarak sumbu roda 2.810 mm. Angka ini nyaris identik dengan Wuling Eksion yang dipasarkan di Indonesia, memberi gambaran bahwa Tomahawk EV bakal punya kabin yang luas untuk tiga baris kursi.

Secara visual, Tomahawk EV tampil berbeda dari Hector versi mesin bakar yang saat ini dijual MG India. Bagian depan dibuat lebih lebar dengan gril tertutup khas EV, lampu utama ramping, dan bumper kokoh. Sementara bagian belakang mengadopsi gaya kotak dengan lampu vertikal dan pintu bagasi besar—desain yang mengutamakan fungsionalitas untuk keluarga.

Interior: Layar Besar, Sunroof, dan Fitur Premium

MG menyiapkan kabin dengan layar sentuh berukuran besar dan sunroof panoramik. Fitur lain yang diperkirakan hadir meliputi panel instrumen digital, konektivitas smartphone nirkabel, wireless charging, jok depan elektrik dengan ventilasi, serta ventilasi AC untuk baris kedua dan ketiga.

Kombinasi ini menempatkan Tomahawk EV langsung bersaing di segmen SUV listrik premium India, melawan Mahindra XEV 9S dan Tata Safari EV yang juga akan segera hadir di pasar yang sama.

Spesifikasi: Baterai LFP 69,2 kWh, Tenaga 201 dk

Mengacu pada MG Starlight 560 EV yang menjadi model terkait, Tomahawk EV diperkirakan menggunakan baterai LFP 69,2 kWh dengan motor listrik di depan. Outputnya sekitar 201 dk dengan torsi 310 Nm—cukup untuk SUV sebesar ini, meski bukan angka yang agresif.

Jarak tempuh diklaim mencapai 530 km berdasarkan standar CLTC. Namun perlu dicatat, standar CLTC cenderung lebih optimistis dibandingkan WLTP atau NEDC, jadi angka real-world di jalan India diperkirakan lebih rendah. Beberapa laporan juga menyebut akan ada varian baterai 56,7 kWh untuk opsi yang lebih terjangkau.

Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Meluncur

Beberapa catatan layak dicermati. Pertama, belum ada konfirmasi resmi soal harga—posisinya di atas Hector saat ini, tapi seberapa jauh di atasnya belum jelas. Kedua, platform ADAPT ini masih baru dan belum teruji di pasar India, sehingga keandalan jangka panjangnya masih tanda tanya.

Ketiga, kompetisi di segmen ini akan sangat ketat. Mahindra XEV 9S dan Tata Safari EV punya basis pengguna lokal yang kuat dan jaringan servis yang lebih luas. MG India harus bekerja keras membuktikan diri, terutama untuk meyakinkan konsumen yang selama ini loyal pada merek-merek domestik.

Yang jelas, kehadiran Tomahawk EV menambah opsi menarik bagi konsumen yang mencari SUV listrik 7-penumpang. Pertanyaannya sekarang: akankah Wuling Eksion versi rebadge ini juga mampir ke Indonesia? Belum ada kepastian, tapi melihat tren rebadge antar merek di grup yang sama, kemungkinan itu tidak bisa ditutup sepenuhnya.

Reporter: Luqman Arif
Sumber: oto.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top