NAMLEA — Rangkaian program Bakti TNI AD Kodam XV/Pattimura Tahun Anggaran 2026 di Provinsi Maluku resmi berakhir. Upacara penutupan dipimpin Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto di Lapangan Mandala Putra, Desa Parbulu, Kecamatan Waelata, Kabupaten Buru, Sabtu (29/8/2026).
Kehadiran Pangdam bersama rombongan disambut masyarakat dengan tarian adat Buru. Dentuman tifa menandai berakhirnya kegiatan, namun yang tersisa di Desa Parbulu adalah sejumlah prasarana yang langsung menjawab persoalan dasar warga.
Sebelum memimpin upacara, Dody meninjau langsung hasil kerja prajurit bersama masyarakat. Ada tiga sasaran fisik yang menjadi prioritas: pembangunan sumur bor, program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), dan pembangunan fasilitas Mandi Cuci Kakus (MCK).
Kehadiran fasilitas air bersih dan sanitasi ini menjadi titik terang bagi warga yang selama ini menghadapi keterbatasan akses terhadap kebutuhan dasar. Sumur bor yang dibangun diharapkan menjadi sumber air baku yang berkelanjutan, sementara MCK baru menjawab kebutuhan sanitasi yang layak.
Program perbaikan RTLH juga mengubah kondisi hunian sejumlah keluarga di Desa Parbulu. Rumah-rumah yang sebelumnya tidak layak huni kini telah direhabilitasi menjadi lebih layak dan aman bagi penghuninya.
Penutupan di Lapangan Mandala Putra bukan sekadar seremoni. Dody meninjau dan meresmikan langsung sasaran fisik yang telah dikerjakan, menegaskan bahwa program ini berorientasi pada hasil yang bisa dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.
Program Bakti TNI AD ini merupakan wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kehadiran prajurit di Desa Parbulu tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat hubungan sosial antara institusi militer dan warga di Maluku.
Kegiatan ini meninggalkan infrastruktur penting yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat di wilayah yang masih sulit mengakses air bersih, hunian layak, dan sanitasi. Keberadaan sumur bor, RTLH, dan MCK diharapkan membawa dampak langsung terhadap kualitas hidup warga Desa Parbulu.
Lewat program ini, Kodam XV/Pattimura menegaskan peran aktifnya dalam pembangunan di daerah. Kerja sama antara prajurit dan warga dalam pembangunan menjadi modal sosial yang terus dijaga usai kegiatan resmi ditutup.