Pencarian

Raih Predikat Tertinggi di IRCA 2026, PGN Buktikan Komitmen Tata Kelola dan Kepatuhan Hukum

Kamis, 04 Juni 2026 • 13:02:01 WIB
Raih Predikat Tertinggi di IRCA 2026, PGN Buktikan Komitmen Tata Kelola dan Kepatuhan Hukum
PGN raih predikat tertinggi Prosper A dalam IRCA 2026 sebagai bukti komitmen kepatuhan hukum.

MALUKU — PGN, yang berstatus Sub Holding Gas Pertamina, tidak hanya membawa pulang gelar "Best Enterprise in Regulatory Compliance". Berdasarkan metodologi klasifikasi PROSPER, perusahaan ini masuk dalam kategori Prosper A—klasifikasi tertinggi yang diperuntukkan bagi industri dengan tingkat regulasi dan kompleksitas bisnis yang tinggi.

Penghargaan ini menjadi penanda bahwa fungsi legal dan compliance di PGN telah bertransformasi. Bukan sekadar alat pengawasan, melainkan bagian integral dari strategi bisnis yang menopang keberlanjutan perusahaan.

Pemimpin yang Menginspirasi

Tak hanya dari sisi korporasi, kepemimpinan strategis PGN juga menuai pengakuan. Division Head Legal Compliance & GCG PGN, Marie Siti Mariana Massie, dinobatkan sebagai "Most Inspiring Leader in Regulatory Compliance" untuk kategori Oil & Gas (Upstream & Downstream).

Penghargaan individu ini menilai keterlibatan aktif pimpinan dalam mengelola sumber daya manusia, mekanisme evaluasi, penanganan ketidakpatuhan, hingga kemampuan membangun hubungan konstruktif dengan regulator.

Dinilai Ketat di Tengah Tekanan Regulasi

IRCA 2026 digelar di tengah meningkatnya tantangan regulasi. Transformasi digital, penerapan kecerdasan buatan (AI), aspek Environmental, Social, and Governance (ESG), ketidakpastian geopolitik, serta tuntutan transparansi bisnis menjadi ujian bagi banyak perusahaan.

Proses penilaian dilakukan melalui self-assessment yang menitikberatkan pada kemampuan perusahaan membangun sistem kepatuhan dan mekanisme pengawasan internal. Indikatornya meliputi evaluasi kepatuhan, sosialisasi regulasi internal, inovasi teknologi pendukung compliance, hingga pengembangan SDM.

PGN dinilai berhasil membangun budaya kepatuhan hukum (regulatory compliance culture), tata kelola perusahaan yang baik (GCG), dan manajemen risiko yang kokoh di tengah tekanan tersebut.

Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, menegaskan bahwa penghargaan ini menjadi bukti komitmen perusahaan. "Pada klasifikasi Prosper A yang penuh tantangan, PGN terus menjadikan compliance sebagai fondasi utama dalam menjaga kepercayaan publik dan mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan," ujarnya.

Dengan pencapaian ini, PGN bertekad memperkuat budaya integritas dan transparansi. Kepatuhan hukum tidak lagi dipandang sebagai beban, melainkan fondasi pertumbuhan bisnis jangka panjang di sektor energi nasional.

Bagikan
Sumber: tambang.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks