AMBON — Sebanyak 48 pelaku UMKM, tujuh penyanyi, dua grup band, dan satu sanggar tari mengisi malam perdana Ambon Car Free Night. Plt. Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Ambon, Greyt F. Limaheluw, melaporkan kegiatan itu dirancang sebagai ruang promosi bagi produk kreatif dan kuliner lokal.
Angka Valuasi Ekonomi Capai Puluhan Miliar Rupiah
Hingga Juli 2026, Pemerintah Kota Ambon telah menyelenggarakan 49 event ekonomi kreatif. Rinciannya, 45 kegiatan digelar komunitas dan empat kegiatan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.
“Berdasarkan hasil valuasi ekonomi, berbagai event tersebut telah menghasilkan nilai ekonomi mencapai puluhan miliar rupiah,” ujar Greyt. Transaksi berasal dari UMKM, honor pelaku seni, hingga penyewaan peralatan produksi.
Wali Kota: Ini Bentuk Komitmen untuk UMKM dan Identitas Kota Musik Dunia
Wali Kota Bodewin M. Wattimena menegaskan Ambon Car Free Night merupakan komitmen pemkot dalam menghadirkan ruang bagi pelaku ekonomi kreatif. Ia menyebut musik sebagai penggerak utama kegiatan ini.
“Melalui kolaborasi berbagai komunitas dengan musik sebagai penggerak utama, kegiatan ini diharapkan semakin memperkuat identitas Ambon sebagai Kota Musik Dunia,” kata Bodewin dalam sambutannya.
Ia memastikan agenda ini akan berkelanjutan dan menjadi sarana promosi pariwisata, budaya, serta ekonomi kreatif Kota Ambon.
Peserta Sail to Indonesia dari Selandia Baru Ucapkan Terima Kasih
Mc Conner, perwakilan peserta Yacht Sail to Indonesia asal Selandia Baru, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat warga dan pemerintah kota. “Kami merasa sangat diterima di kota ini,” ujarnya.
Wali Kota Bodewin berharap para peserta membawa cerita tentang keindahan dan keramahan Ambon ke dunia internasional. “Semoga kehadiran Saudara-saudara menjadi pengalaman yang berkesan,” pungkasnya.