KMP Lompa Panjang milik PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) melayani penyeberangan dari Pelabuhan Sayoang, Pulau Bacan, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara. Kapal ini mengangkut penumpang tujuan Saketa sekaligus mendistribusikan logistik antarpulau untuk menopang aktivitas ekonomi warga.
HALMAHERA SELATAN — Layanan penyeberangan KMP Lompa Panjang dari Pelabuhan Penyeberangan Sayoang, Pulau Bacan, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, terus beroperasi melayani penumpang dan distribusi logistik antarpulau. Kapal milik PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) itu terlihat mengangkut penumpang tujuan Saketa saat meninggalkan pelabuhan, Kamis (13/11/2025).
Keberadaan kapal ini menjadi urat nadi transportasi laut bagi warga di wilayah kepulauan yang mengandalkan penyeberangan untuk mobilitas harian dan pengiriman barang.
Peran KMP Lompa Panjang bagi Warga Pulau Bacan
KMP Lompa Panjang melayani rute penyeberangan yang menghubungkan Pulau Bacan dengan sejumlah tujuan di Halmahera Selatan. Layanan ini tidak hanya mengangkut penumpang, tetapi juga menjadi jalur distribusi logistik untuk menunjang aktivitas perekonomian antarpulau.
Bagi warga di kawasan kepulauan, kapal penyeberangan adalah pilihan utama karena keterbatasan akses transportasi darat dan udara. Distribusi bahan pokok, hasil bumi, hingga kebutuhan sehari-hari bergantung pada kelancaran layanan ini.
Penguatan Standar Operasional di Wilayah 3T
ASDP terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan melalui penguatan standar operasional. Upaya ini diarahkan pada wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) yang membutuhkan konektivitas lebih baik.
Halmahera Selatan termasuk daerah kepulauan yang masuk kategori tersebut. Peningkatan standar operasional penyeberangan diharapkan memperlancar arus orang dan barang, sekaligus membuka peluang ekonomi lebih luas bagi masyarakat setempat.
Konektivitas sebagai Penopang Ekonomi Antarpulau
Layanan penyeberangan yang andal berdampak langsung pada aktivitas ekonomi warga. Pedagang dapat mengirim barang lebih cepat, sementara nelayan dan petani punya akses pasar yang lebih luas.
Konektivitas antarpulau di Halmahera Selatan menjadi faktor penting untuk mengurangi ketergantungan pada satu wilayah dan mendorong pemerataan pembangunan. KMP Lompa Panjang berada di garis depan layanan itu.