JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago meminta pemerintah daerah di seluruh Indonesia, termasuk Provinsi Maluku, untuk memperkuat sinergi antar Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Pesan ini disampaikan langsung di hadapan para kepala daerah yang hadir dalam acara Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 di Kendari, Sulawesi Tenggara, Jumat pekan lalu.
“Semua unsur yang ada di daerah harus melakukan bersama-sama. Saya garisbawahi, pekerjaan kita lakukan bersama ujungnya adalah bagaimana mensejahterakan warga kita,” ucap Djamari dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu.
Menko Polkam menekankan bahwa tidak ada pekerjaan pembangunan yang bisa diselesaikan oleh satu bagian pemerintahan saja. Ia menyebut, tekad kuat, semangat pantang menyerah, dan kebersamaan adalah kunci utama untuk mencapai hasil yang nyata bagi masyarakat.
“Yang pasti dan harus dipegang, yakni tekad kuat serta semangat membara, tak pernah kenal lelah, dan pantang menyerah,” kata Djamari. Dengan semangat itu, ia yakin langkah membahagiakan dan menyejahterakan masyarakat Indonesia bisa tercapai.
Dalam kesempatan yang sama, Djamari Chaniago juga menyampaikan salam langsung dari Presiden Prabowo Subianto kepada seluruh pemda. Presiden meminta agar para kepala daerah terus meneruskan perjuangan, meyakini jalan yang benar, dan meningkatkan kesungguhan dalam bekerja bersama.
Menko Polkam turut mengapresiasi pemda yang berhasil meraih penghargaan di berbagai kategori. Ia meminta capaian itu dijadikan titik awal, bukan akhir. “Apa yang telah dicapai harus dijadikan titik awal. Kemudian yang belum mendapatkan, jangan terlalu kecewa karena saya melihat angka-angkanya terlalu tipis tidak sampai satu digit. Artinya rata-rata kita berada di posisi yang baik,” jelasnya.
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang turut hadir menjelaskan bahwa apresiasi ini diberikan untuk kepala daerah yang berhasil di empat bidang strategis. Keempat bidang tersebut adalah penanganan pengangguran, kemiskinan, stunting, pengendalian inflasi, dan creative financing atau kemampuan mencari sumber pembiayaan daerah secara kreatif.
“Jadi, acara ini memang merupakan acara pemberian penghargaan bagi kepala daerah. Kepala daerah yang berprestasi di empat bidang,” ucap Tito. Ajang ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemda dalam mendorong pemerataan pembangunan nasional.