MALUKU — Pabrikan asal Hickory, Kentucky, MRCOOL memperkenalkan solusi pemanas dan pendingin ruangan yang berbeda dari pompa panas konvensional. Alih-alih memisahkan unit indoor dan outdoor, Monoblock MTHP merangkum seluruh sistem refrigerasi dalam satu kotak yang dipasang di dinding.
Bagi pemilik rumah yang ingin menambah zona HVAC tanpa izin pemasangan unit outdoor atau biaya sambungan refrigerant, produk ini menjadi alternatif yang patut dipertimbangkan.
Karena sirkuit refrigeran sudah tersegel rapat dari pabrik, pemilik tidak perlu menyentuh gas pendingin atau memanggil teknisi untuk mengisi freon. Colokan 115V-nya memungkinkan unit beroperasi dari stopkontak rumah tangga biasa, menghindari biaya pemasangan jalur 240V atau upgrade panel listrik.
Namun, label "plug-and-play" tidak sepenuhnya akurat. Instalasi tetap memerlukan dua lubang tembus dinding untuk intake dan exhaust udara luar, plus satu lubang kecil untuk pembuangan kondensat. Bobot unit mencapai 93 pon (sekitar 42 kg), sehingga pemasangan sebaiknya dilakukan dua orang.
MRCOOL mengklaim waktu pemasangan 60% lebih cepat dibanding sistem sentral. Meski begitu, pengerjaan lubang tembok tetap harus mempertimbangkan struktur rangka, kabel listrik, dan pipa yang tertanam di dinding.
Monoblock MTHP menghasilkan kapasitas pendinginan 10.000 Btu/jam dan pemanasan 9.000 Btu/jam — angka yang cukup untuk satu ruangan, bukan seluruh rumah. Dimensinya sekitar 39 inci lebar, 23 inci tinggi, dan 8 inci kedalaman.
Kompresor inverter menyesuaikan output secara bertahap alih-alih mati-nyala terus-menerus. Efisiensinya tercatat 15 SEER2 untuk mode dingin dan 7.5 HSPF2 untuk mode panas. Angka ini tergolong wajar untuk unit kompak all-in-one, meski masih di bawah mini-split ductless konvensional kelas atas.
Unit ini sanggup beroperasi pada rentang suhu luar 5°F hingga 113°F (sekitar -15°C hingga 45°C). Batas bawah tersebut menegaskan bahwa produk ini bukan pengganti cold-climate heat pump untuk wilayah dengan musim dingin ekstrem. Namun di iklim moderat, ia bisa menggantikan peran pemanas ruangan listrik resistif karena pompa panas memindahkan kalor, bukan menciptakannya — sehingga lebih hemat listrik untuk output panas yang sama.
Monoblock dilengkapi remote control, layar LED, serta opsi koneksi WiFi lewat aplikasi MRCOOL Connect. Kompatibel dengan Alexa dan Google Assistant, unit ini juga punya sistem kondensat self-evaporative dengan alarm luapan dan pemadaman otomatis.
Refrigeran yang dipakai adalah R-32, yang potensi pemanasan globalnya (GWP) lebih rendah dibanding R-410A yang umum pada AC rumah tangga. Tingkat kebisingan diklaim 32 dBA pada mode rendah dan 46 dBA pada mode tinggi.
"Monoblock MTHP Series secara instan menambah kontrol iklim ke ruangan yang secara tradisional sulit dikondisikan," ujar Christian Rea, direktur penjualan MRCOOL, dalam rilis resminya. "Dengan menghilangkan biaya tinggi dan kerumitan kondensor outdoor, kami memangkas waktu pemasangan 60% dibanding sistem sentral."
Monoblock MTHP kini bisa dipesan lebih dulu melalui dealer resmi MRCOOL. Harga bervariasi tergantung penjual, berkisar antara US$ 1.370 hingga US$ 1.550 (estimasi Rp 22 juta–Rp 25 juta dengan kurs Rp 16.000). Setidaknya satu retailer mencantumkan tanggal rilis 31 Agustus 2026.
Perlu dicatat, pemasangan tetap wajib mematuhi kode bangunan dan kelistrikan lokal. Pemilik yang berencana memasang sendiri sebaiknya berkonsultasi dengan kontraktor berpengalaman sebelum membuat lubang tembus dinding.