MASOHI — Sebanyak 40 pelajar terbaik dari berbagai sekolah di Kabupaten Maluku Tengah resmi dikukuhkan sebagai Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) tahun 2026. Pengukuhan dilakukan langsung oleh Bupati Zulkarnain Awat Amir di halaman Kantor Bupati setempat, Jumat (15/8/2026).
Prosesi ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan puncak dari rangkaian panjang seleksi dan pembinaan yang telah dilalui para anggota sejak berbulan-bulan lalu.
Dalam sambutannya, Bupati Zulkarnain menegaskan bahwa pengukuhan ini merupakan simbol kepercayaan dan penghargaan atas dedikasi para siswa. Mereka telah melalui tahapan seleksi ketat, latihan fisik, pembentukan kedisiplinan, hingga pembinaan karakter kebangsaan.
"Kalian telah melewati berbagai tahapan seleksi, pembinaan, latihan fisik, kedisiplinan, kekompakan, serta pembentukan karakter. Semua itu untuk mempersiapkan kalian menjadi pribadi yang tangguh, bertanggung jawab, memiliki semangat kebangsaan, serta mampu memberi teladan," ujar Bupati dalam keterangan yang dikutip Sabtu (16/8).
Orang nomor satu di Maluku Tengah itu mengingatkan bahwa tugas yang diemban para anggota Paskibra bukanlah sekadar hak istimewa, melainkan sebuah amanah besar yang harus dijaga.
Bupati Awat Amir menyampaikan pesan mendalam kepada seluruh anggota Paskibra yang baru saja dikukuhkan. Ia meminta mereka memaknai tugas pengibaran bendera sebagai aksi sakral yang merepresentasikan perjuangan dan cita-cita bangsa.
"Ketika kalian berdiri mengibarkan Sang Merah Putih, sesungguhnya kalian tidak hanya mengibarkan selembar kain. Kalian sedang mengibarkan simbol persatuan, perjuangan, pengorbanan, dan cita-cita bangsa Indonesia," tegasnya.
Ia berharap pengalaman berharga ini mampu membentuk generasi muda Maluku Tengah yang berkarakter, berintegritas, dan mencintai tanah air. Para anggota Paskibra juga didorong untuk menjadi teladan dalam menjaga persaudaraan dan memperkuat persatuan di tengah masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Zulkarnain tidak lupa menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pembina, pelatih, dan panitia yang telah bekerja keras mempersiapkan Paskibra tahun ini. Dukungan penuh dari berbagai elemen pemerintahan turut mewarnai jalannya upacara pengukuhan.
"Selamat kepada Pasukan Pengibar Bendera Kabupaten Maluku Tengah Tahun 2026 yang telah dikukuhkan. Laksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Kibarkan Sang Merah Putih dengan penuh kebanggaan. Tunjukkan bahwa putra-putri Maluku Tengah adalah generasi yang tangguh, berkarakter, berprestasi, dan cinta tanah air," tutup Bupati.
Prosesi pengukuhan yang berlangsung khidmat itu turut dihadiri oleh Wakil Bupati, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta perwakilan TNI/Polri. Kehadiran para orang tua anggota Paskibra menambah suasana haru dan kebanggaan dalam momen sakral tersebut.