Wali Kota Ambon Janjikan "Karpet Merah" bagi Investor, Sektor Kuliner Jadi Andalan Baru Ekonomi Daerah

Penulis: Nurul Huda  •  Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:39:31 WIB
Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena menghadiri grand opening Kawalinya Cafe and Resto di Ambon, Selasa (18/8/2026).

MALUKU — Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena memberikan sinyal kuat dukungannya terhadap iklim investasi lokal dengan menghadiri grand opening Kawalinya Cafe and Resto, Selasa (18/8/2026). Kehadiran usaha baru ini dinilai sebagai indikator aktivitas ekonomi masyarakat yang terus bergerak, dengan dominasi sektor kuliner sebagai penggerak utamanya.

"Ini tanda bahwa usaha ekonomi di Kota Ambon terus hidup dan berkembang. Sebagian besar usaha baru yang hadir bergerak di bidang kuliner," kata Bodewin dalam keterangan resmi yang dikutip Ambontoday.com.

Mengapa Sektor Kuliner Menjadi Prioritas di Ambon

Bodewin menjelaskan, sektor jasa dan perdagangan memiliki peran strategis karena karakteristik geografis Kota Ambon tidak memiliki sumber daya alam sebesar daerah lain di Maluku. Kondisi ini menjadikan kuliner sebagai sektor padat karya yang paling cepat menyerap tenaga kerja dan menggerakkan ekonomi masyarakat.

Dukungan ini bukan sekadar seremonial. Pemkot Ambon berkomitmen memberikan kemudahan akses bagi investor yang ingin berinvestasi di kota tersebut.

"Kami memberikan karpet merah kepada para investor yang mau menanamkan modalnya di Kota Ambon. Kami tahu itulah potensi kami," tegasnya.

Angkat Ikan Kawalinya, Jaga Identitas Maluku

Selain mendorong investasi, Bodewin mengapresiasi langkah pemilik Kawalinya Cafe and Resto yang mengangkat potensi lokal Maluku melalui nama dan konsep usahanya. Kawalinya merupakan jenis ikan yang dikenal di perairan Maluku dengan nilai ekonomis dan kandungan protein tinggi.

"Semua hal yang terkait dengan kekayaan alam, budaya dan adat Maluku serta Kota Ambon mesti dihidupkan kembali, supaya anak-anak dan cucu kita tidak lupa dengan apa yang sudah pernah ada dan menjadi ciri khas kita," ujarnya.

Peringatan Tegas: Pertumbuhan Usaha Jangan Abaikan Kebersihan

Di tengah optimisme pertumbuhan usaha, Bodewin mengingatkan para pelaku bisnis bahwa kebersihan lingkungan adalah faktor kunci yang menentukan minat wisatawan dan investor datang ke Ambon. Ia menyoroti bahwa kehadiran restoran dan kafe yang menjamur tidak akan berarti jika kondisi kota kotor.

"Kalau Ambon kotor, siapa yang mau datang ke Ambon? Walaupun restoran tersedia di mana-mana, tetapi di depan jalan sampah bertebaran, siapa yang mau masuk ke restoran dan makan?" katanya.

Ia pun mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk pelaku usaha, untuk bersama-sama menjaga kebersihan demi mendorong Ambon menjadi kota yang maju, nyaman, dan menarik bagi wisatawan maupun investor.

Reporter: Nurul Huda
Sumber: ambontoday.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top