Kementerian Sosial menghadirkan layanan pengecekan status bantuan sosial secara online, mencakup bantuan beras, PKH, BPNT, dan Program Indonesia Pintar (PIP) untuk periode Agustus 2026.
Kunjungi cekbansos.kemensos.go.id, masukkan NIK 16 digit sesuai KTP, isi kode verifikasi/captcha, lalu klik "Cari Data". Data penerima ditampilkan berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) jika ditemukan.
DTSEN mengelompokkan keluarga menjadi 10 desil berdasarkan kondisi sosial ekonomi. Desil 1 mewakili 10 persen keluarga paling rentan, desil 10 paling sejahtera. Keluarga di desil 1-4 berpotensi mendapat PKH dan bantuan pangan, meski tetap harus memenuhi syarat program masing-masing.
Sama seperti PKH, status bantuan beras dicek lewat portal yang sama karena program ini lanjutan dari BPNT/Sembako. Penyaluran mengikuti jadwal pemerintah, jadi warga perlu memantau info penyaluran daerah masing-masing.
Berbeda dari PKH dan bansos pangan, PIP dicek lewat kanal resmi Kemendikdasmen dengan memasukkan NISN dan NIK.
Kemungkinan data belum masuk pool penerima, atau kondisi ekonomi keluarga berubah sejak pendataan sebelumnya. DTSEN sifatnya dinamis. Warga bisa mengajukan pembaruan data lewat kantor desa/kelurahan, dinas sosial, atau aplikasi Cek Bansos.
Jangan pernah membagikan NIK, nomor rekening, PIN, atau OTP kepada pihak tidak dikenal, dan abaikan pesan yang meminta bayaran untuk mempercepat pencairan.
Setelah pengajuan pembaruan data diproses, status keluarga di DTSEN akan disesuaikan mengikuti hasil verifikasi lapangan oleh petugas terkait. Proses ini menjadi dasar penentuan kelayakan program bansos pada periode penyaluran berikutnya.
Apakah semua anggota keluarga perlu dicek satu per satu?
Tidak, cukup masukkan NIK kepala keluarga atau anggota yang ingin dicek statusnya secara individual.
Apakah cek bansos perlu aplikasi khusus?
Tidak wajib, cukup akses situs cekbansos.kemensos.go.id lewat browser.
Siapa yang berhak dapat bantuan beras?
Keluarga yang terdaftar dalam DTSEN sesuai kriteria program, terutama desil kesejahteraan rendah.