SERAM BAGIAN BARAT — Prajurit Batalyon Yonif TP 865/SMW di Desa Waisarissa tidak perlu meninggalkan markas untuk mengurus administrasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). BPJS Kesehatan Cabang Ambon membuka layanan BPJS Keliling di satuan tersebut, Selasa, untuk memastikan data kepesertaan seluruh personel dan keluarganya valid serta aktif.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ambon, Harbu A. Hakim, mengatakan satuan yang baru menempati markas membutuhkan penyesuaian data dan status kepesertaan. Kegiatan ini dirancang agar tidak ada prajurit maupun anggota keluarga yang terkendala akses layanan kesehatan akibat masalah administrasi.
“Satuan baru tentu membutuhkan penyesuaian data dan status kepesertaan. Melalui kegiatan BPJS Keliling ini, kami ingin memastikan tidak ada prajurit maupun anggota keluarga yang mengalami kendala dalam mengakses layanan kesehatan akibat masalah administrasi JKN,” ujar Harbu.
Dalam kegiatan tersebut, petugas BPJS Kesehatan memberikan pendampingan langsung penggunaan Aplikasi Mobile JKN. Para prajurit diajari mengecek status kepesertaan, mengakses informasi layanan kesehatan, hingga memanfaatkan fitur skrining riwayat kesehatan.
Harbu menjelaskan, pemanfaatan kanal digital menjadi krusial agar prajurit dapat menyelesaikan kebutuhan administrasi secara mandiri dan cepat tanpa mengganggu pelaksanaan tugas. Langkah ini merupakan bagian dari strategi memperluas akses Program JKN, khususnya di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) di Maluku.
Sejak pagi, sejumlah anggota satuan mengantre untuk mendapatkan informasi maupun menyelesaikan kebutuhan administrasi kepesertaan. Salah satunya, Geraldy Tasidjawa (20), yang tengah dalam proses perubahan status kepesertaan menjadi segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) sebagai prajurit TNI Angkatan Darat.
“Layanan BPJS Keliling ini sangat membantu karena saya sedang mengurus perubahan status kepesertaan. Data JKN harus aktif dan sesuai. Awalnya saya belum mengetahui prosedurnya, tetapi petugas BPJS Kesehatan langsung membantu prosesnya sehingga lebih cepat dan tidak mengganggu tugas,” ujar Geraldy.
Penanggung jawab Yonif TP 865/SMW, Letda Kanda, mengapresiasi layanan jemput bola tersebut. Menurutnya, kehadiran petugas BPJS Kesehatan membantu prajurit yang sedang menjalani masa adaptasi di markas baru karena tidak perlu meninggalkan satuan dalam waktu lama.
“Dengan adanya layanan seperti ini, anggota tidak perlu meninggalkan satuan dalam waktu lama untuk mengurus administrasi JKN. Mereka dapat langsung memperoleh layanan di lokasi tugas. Ini merupakan bentuk dukungan yang sangat membantu dalam menjaga kesiapan dan kesejahteraan prajurit beserta keluarganya,” kata Kanda.
BPJS Kesehatan Cabang Ambon menargetkan seluruh satuan TNI di wilayah Maluku memiliki data kepesertaan yang valid dan aktif. Kerja sama dengan TNI Angkatan Darat melalui kegiatan BPJS Keliling ini menjadi salah satu upaya memastikan hak atas pelayanan kesehatan dapat dimanfaatkan tanpa kendala administrasi.