PLN Ambon Uprating Trafo Distribusi, 12 Kawasan di Kota Ambon Bakal Padam 8 Jam Sabtu Besok

Penulis: Nurul Huda  •  Sabtu, 22 Agustus 2026 | 08:38:00 WIB
Petugas PLN melakukan pemeriksaan trafo distribusi sebelum pekerjaan uprating di Kota Ambon.

AMBON — PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Ambon melalui ULP Ambon Kota akan menghentikan sementara pasokan listrik di belasan kawasan ibu kota provinsi Maluku, Sabtu (22/8/2026). Pekerjaan peningkatan kapasitas trafo distribusi menjadi alasan pemadaman yang berlangsung delapan jam penuh tersebut.

Berdasarkan informasi resmi yang diterima MalukuTerkini.com, Sabtu (22/8/2026), pemadaman dijadwalkan berlangsung sejak pukul 09.00 WIT hingga 17.00 WIT. PLN memastikan langkah ini diambil untuk menjaga dan meningkatkan keandalan sistem kelistrikan di wilayah Ambon dan sekitarnya.

Daftar 12 Kawasan Terdampak Pemadaman Listrik

PLN UP3 Ambon merinci belasan lokasi yang akan mengalami pemadaman bergilir. Berikut daftar lengkap kawasan yang terdampak:

  • Stain dan Kahena
  • Kampus IAIN Ambon
  • Warasia dan Wara
  • Kembang Buton dan Air Kuning
  • Lorong Sumatera dan BTN Manusela
  • Gunung Malintang dan Aster
  • Asrama Sabhara Tantui

Imbauan Keselamatan bagi Pengguna Genset

PLN mengingatkan warga yang berencana mengoperasikan generator set (genset) selama pemadaman berlangsung. Instalasi genset wajib dipastikan terpisah penuh dari jaringan listrik PLN.

Langkah ini penting untuk menjaga keamanan pelanggan sekaligus melindungi petugas yang sedang bekerja di lapangan. Genset yang tidak memiliki isolasi sempurna berisiko menimbulkan arus balik yang membahayakan.

Jadwal Pemadaman Bisa Berubah Lebih Cepat

PLN menegaskan bahwa jadwal maupun wilayah terdampak pemadaman dapat berubah sewaktu-waktu. Perubahan tersebut bergantung pada kondisi daya mampu pembangkit di lapangan saat pekerjaan berlangsung.

Jika proses uprating trafo distribusi selesai lebih cepat dari jadwal yang ditentukan, pasokan listrik ke rumah pelanggan akan segera dinormalkan kembali secara bertahap. Masyarakat diimbau mempersiapkan kebutuhan listrik selama delapan jam ke depan.

Reporter: Nurul Huda
Sumber: malukuterkini.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top