Brimob Maluku Gelar Latihan SAR di Mako Batalyon A Pelopor, Bekali Personel Teknik Evakuasi Korban Bencana

Penulis: Luqman Arif  •  Kamis, 27 Agustus 2026 | 09:28:31 WIB
Personel Brimob Maluku mengikuti simulasi evakuasi korban dalam latihan SAR di Mako Batalyon A Pelopor, Ambon.

Satuan Brimob Polda Maluku menggelar latihan Search and Rescue (SAR) di Mako Batalyon A Pelopor, Ambon, untuk memperkuat kesiapan personel dalam pencarian, pertolongan, dan evakuasi korban bencana. Latihan ini menjadi bagian dari pembinaan kemampuan agar setiap personel siap digerakkan dalam situasi darurat.

AMBON — Kemampuan personel Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Maluku dalam menghadapi bencana kembali diuji. Melalui latihan Search and Rescue (SAR) yang digelar di Mako Satuan Brimob Polda Maluku, para personel dibekali keterampilan teknis pencarian, pertolongan, dan evakuasi korban.

Danyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Maluku, Kompol Ahmad Hi. Saleh, menegaskan bahwa latihan ini merupakan bagian dari pembinaan kemampuan untuk memastikan kesiapan fisik dan keterampilan teknis personel saat bekerja dalam tim menghadapi situasi darurat.

Materi Latihan: dari Teori Hingga Simulasi Lapangan

Dalam latihan tersebut, personel menerima materi teori dan praktik yang mencakup teknik dasar SAR, prosedur pencarian dan pertolongan, teknik evakuasi korban, serta koordinasi antarpersonel dalam operasi penyelamatan.

"Latihan ini bertujuan untuk memastikan setiap personel Brimob memiliki kemampuan dan kesiapan yang optimal dalam melaksanakan tugas-tugas kemanusiaan, khususnya pada saat terjadi bencana maupun situasi darurat yang membutuhkan tindakan pencarian dan pertolongan secara cepat dan tepat," ujar Ahmad.

Karakteristik Wilayah Maluku Menuntut Respons Cepat

Dansat Brimob Polda Maluku, Kombes Pol Tedy Purnanto, menekankan bahwa kesiapan menghadapi bencana merupakan bagian dari tanggung jawab Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat.

"Maluku memiliki karakteristik wilayah yang membutuhkan kesiapan dan kemampuan respons yang baik dalam menghadapi berbagai kemungkinan situasi darurat. Personel harus selalu siap, terlatih, dan mampu bertindak cepat, tepat, serta terukur," katanya.

Ia menegaskan bahwa latihan SAR tidak boleh sekadar menjadi kegiatan rutin. Latihan ini harus menjadi sarana untuk meningkatkan profesionalisme, kemampuan individu dan tim, serta kesiapan operasional personel ketika menghadapi kondisi darurat di lapangan.

Koordinasi dengan Pemangku Kepentingan Terkait

Melalui latihan berkelanjutan ini, Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Maluku diharapkan semakin siap melaksanakan operasi pencarian, pertolongan, dan evakuasi. Kesiapan tersebut berlaku baik saat bertindak secara mandiri maupun melalui koordinasi dengan pemangku kepentingan terkait.

Ahmad menambahkan bahwa kemampuan SAR harus terus diasah. Dengan sumber daya manusia yang terlatih, personel diharapkan mampu memahami tugas, bertindak sesuai prosedur, dan memberikan pertolongan secara cepat serta tepat kepada masyarakat.

Reporter: Luqman Arif
Sumber: ambon.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top