Pangdam Pattimura Ingatkan 400 Siswa Sekolah Rakyat Maluku Tengah: Jangan Sia-siakan Pendidikan

Penulis: Kaharuddin Yusuf  •  Sabtu, 29 Agustus 2026 | 12:31:01 WIB
Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto memberikan pengarahan kepada 400 siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Maluku Tengah di Kelurahan Holo, Amahai, Jumat (28/8/2026).

MALUKU TENGAH — Sebanyak 400 siswa Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi 1 Maluku Tengah mendapat pesan tegas dari Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto saat menghadiri Open House di Kelurahan Holo, Kecamatan Amahai, Jumat (28/8/2026). Dody meminta para pelajar memanfaatkan seluruh fasilitas yang telah diberikan negara untuk belajar sungguh-sungguh dan menyiapkan diri menjadi generasi emas Indonesia.

“Negara ini akan maju, jika sumber daya manusia dan generasi sekarang dibentuk menjadi generasi emas untuk menyambut masa depan,” tegas Dody di hadapan para siswa dan orang tua.

Sekolah Rakyat Dibangun untuk Membentuk Karakter, Bukan Sekadar Nilai Akademik

Menurut Dody, pendidikan di Sekolah Rakyat tidak boleh hanya berorientasi pada prestasi akademik semata. Pembentukan karakter, kedisiplinan, semangat belajar, dan rasa syukur dinilai sama pentingnya untuk membekali anak-anak menghadapi kehidupan nyata.

“Belajarlah yang sungguh-sungguh, teruslah bersyukur dengan nikmat Tuhan yang diberikan kepada kita. Dengan belajar serius, kalian dapat memiliki peluang besar dalam meraih cita-cita yang diinginkan,” pesannya.

Ia juga mengingatkan para orang tua bahwa keberhasilan mendidik anak tidak cukup diukur dari capaian hari ini. Tugas yang lebih besar adalah memastikan anak-anak siap bersaing dan memiliki masa depan lebih baik.

Kapasitas 400 Siswa, Gedung SMP Lebih Dulu Beroperasi

Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Maluku Tengah saat ini menampung 400 siswa dengan rincian 90 siswa SD, 160 siswa SMP, 90 siswa SMA, serta 60 siswa titipan. Pembangunan sekolah ini dimulai pada 6 Oktober 2025 dan diawali untuk jenjang SMP, yang kemudian resmi digunakan pada 15 Agustus 2026.

Kehadiran sekolah ini menjadi angin segar bagi akses pendidikan anak-anak dari berbagai latar belakang ekonomi di Maluku Tengah. Program ini merupakan wujud nyata perhatian pemerintah pusat terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Apresiasi untuk Presiden dan Sinergi Pemerintah Daerah

Dody memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Presiden RI Prabowo Subianto yang dinilainya memiliki perhatian besar terhadap kesejahteraan rakyat, termasuk melalui program Sekolah Rakyat.

“Sudah sepatutnya kita mengapresiasi dan bersyukur mempunyai Presiden RI Bapak Prabowo Subianto. Beliau memikirkan rakyat, jiwa dan raganya betul-betul demi kesejahteraan rakyat, dan inilah wujud nyatanya,” ujar Dody.

Ia juga menyambut baik dukungan Pemerintah Daerah Maluku Tengah dalam penyelenggaraan sekolah ini. Menurutnya, keberhasilan program membutuhkan sinergi dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, sekolah, orang tua, hingga masyarakat.

“Semua pihak harus bersama-sama memperkuat sinergi agar program ini benar-benar memberikan manfaat optimal bagi para siswa,” ujarnya.

Diakhiri dengan Penanaman Pohon

Kunjungan Pangdam XV/Pattimura diakhiri dengan kegiatan penanaman pohon bersama di lingkungan sekolah. Aksi ini menjadi simbol kepedulian terhadap lingkungan sekaligus upaya menanamkan kesadaran menjaga kelestarian alam kepada para siswa sejak dini.

Sekolah Rakyat di Maluku Tengah diharapkan tidak sekadar menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga menjadi ruang pembentukan karakter dan masa depan anak-anak yang kelak akan menjadi bagian dari generasi penerus bangsa.

Reporter: Kaharuddin Yusuf
Sumber: terasmaluku.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top