AMBON — Enam bangunan yang didominasi rumah kos menjadi korban kebakaran di permukiman padat penduduk, tepat di belakang Puskesmas Rijali, Negeri Batumerah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Jumat (28/8/2026). Hingga pukul 12.00 WIT, petugas pemadam kebakaran dari Pemerintah Kota Ambon masih berjibaku menjinakkan bara api yang tersisa di sejumlah titik.
Belum ada laporan resmi mengenai jumlah kepala keluarga (KK) dan jiwa yang terdampak. Petugas masih melakukan pendataan di lokasi kejadian, sehingga angka tersebut berpotensi berubah setelah proses verifikasi selesai.
Api Pertama Kali Muncul dari Salah Satu Rumah Kos
Seorang warga setempat yang ditemui di lokasi mengatakan, kepulan asap tebal pertama kali terlihat sekitar pukul 09.00 WIT. Berdasarkan pengamatannya, titik api berasal dari salah satu bangunan rumah kos yang berada di tengah permukiman rapat.
"Api mulai terlihat sekitar pukul sembilan. Awalnya dari rumah kos," ujarnya kepada Terasmaluku.com di tengah kepanikan warga yang berusaha menyelamatkan barang-barang berharga.
Warga bahu-membahu membantu petugas memadamkan api dengan peralatan seadanya. Mereka berupaya mencegah kobaran api merambat lebih luas ke bangunan lain yang konstruksinya berdempetan satu sama lain.
Jalan Sempit dan Permukiman Rapat Perlambat Gerak Petugas
Kondisi geografis kawasan tersebut menjadi kendala terbesar dalam proses pemadaman. Akses jalan yang sempit membuat mobil pemadam kebakaran tidak dapat menjangkau titik api secara langsung, sehingga selang pemadam harus ditarik jauh dari lokasi parkir kendaraan.
Proses pemadaman pun harus dilakukan dengan ekstra hati-hati. Petugas memastikan kobaran api tidak menyebar ke bangunan lain yang berada tepat di belakang Puskesmas Rijali tersebut, mengingat jarak antar rumah yang sangat dekat.
Penyebab dan Kerugian Masih Diselidiki
Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran serta total kerugian material yang diderita penghuni rumah kos dan pemilik bangunan. Tim dari Dinas Pemadam Kebakaran bersama aparat kepolisian setempat masih melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian.
Data sementara di lapangan menyebutkan sekitar enam bangunan rumah terbakar dalam musibah ini. Sejumlah bangunan yang terdampak diketahui merupakan rumah kos yang berdiri berdekatan satu sama lain.
Petugas masih melakukan pendataan menyeluruh terhadap bangunan yang terbakar serta warga yang terdampak. Jumlah korban dan kerugian material dipastikan akan diperbarui setelah proses investigasi dan pendataan di lokasi selesai dilakukan.