Pencarian

Rektor Unpatti Ambon Minta Evaluasi Prodi Sepi Peminat, Kurikulum Dinilai sebagai Fondasi Utama Pendidikan

Sabtu, 16 Mei 2026 • 11:45:50 WIB
Rektor Unpatti Ambon Minta Evaluasi Prodi Sepi Peminat, Kurikulum Dinilai sebagai Fondasi Utama Pendidikan
Rektor Unpatti Ambon menekankan pentingnya evaluasi program studi yang mengalami penurunan peminat.

AMBON — Universitas Pattimura (Unpatti) bersiap melakukan evaluasi besar-besaran terhadap program studi yang kehilangan mahasiswa secara signifikan. Langkah ini dipicu pernyataan terbuka Rektor Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy, M.Pd, yang meminta kajian serius terhadap prodi sepi peminat.

"Kita jangan hanya fokus membuka program studi baru, tetapi juga harus berani mengevaluasi program studi yang peminatnya sangat sedikit. Ini perlu kajian serius demi keberlanjutan institusi," tegas Rektor saat memberi sambutan pada Rapat Kerja Senat Unpatti, Selasa (12/5/2026).

Kurikulum Jadi Pangkal Masalah

Menurut Rektor, persoalan utama bukan sekadar pemasaran prodi, melainkan kurikulum. Ia menyebut seluruh standar pendidikan—tata kelola, sumber daya manusia, sarana-prasarana, hingga penganggaran—harus mendukung pencapaian kurikulum.

"Kalau kurikulum tidak dibenahi, maka standar-standar lainnya juga akan sulit berkembang. Kurikulum adalah fondasi utama dari seluruh proses akademik," jelasnya.

Pernyataan itu disampaikan di hadapan anggota senat yang tengah membahas program kerja 2026-2027. Rektor mengingatkan sivitas akademika agar tidak terjebak dalam ego sektoral atau ego unit.

"Kita harus berpikir secara kolektif dan komprehensif dalam membangun universitas. Selama ini kita sering terjebak dalam ego sektoral, ego unit, bahkan ego pribadi, padahal kita memiliki potensi besar jika bergerak bersama," ujarnya.

Mahasiswa Beri Nilai Positif untuk Kedisiplinan Dosen

Di tengah sorotan terhadap prodi sepi peminat, Rektor menyampaikan kabar baik. Saat kunjungan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi ke kampus, mahasiswa justru memberikan penilaian positif terhadap kedisiplinan dosen dalam proses pembelajaran.

"Mahasiswa menyampaikan bahwa dosen-dosen Unpatti rajin mengajar di kelas. Ini menjadi bukti bahwa kerja keras seluruh dosen mulai terlihat hasilnya," ungkap Rektor.

Tujuh Komisi Senat Siap Awasi Tridharma

Rapat kerja Senat Unpatti menjadi forum untuk memperkuat peran kelembagaan. Ketua Senat Universitas Pattimura, Prof. Dr. Tonny D. Pariela, M.A, menegaskan forum ini strategis untuk menyepakati program kerja 2026 sekaligus merencanakan 2027 secara kolektif.

"Rapat kerja ini sangat penting dan bernilai strategis karena menjadi forum representatif untuk menyepakati dan mengambil keputusan tentang apa yang akan kita lakukan sepanjang tahun 2026 serta merencanakan tahun 2027," ujar Prof. Pariela.

Ia mengakui rapat kerja senat kali ini berlangsung setelah universitas lebih dulu melaksanakan rapat kerja beberapa bulan sebelumnya. Namun, forum resmi senat tetap diperlukan sebagai mekanisme kelembagaan dalam pengambilan keputusan akademik.

Senat Unpatti berkomitmen memperkuat peran melalui optimalisasi fungsi tujuh komisi yang telah dibentuk. Komisi-komisi itu akan mengawasi pelaksanaan tridharma perguruan tinggi, termasuk memberikan pertimbangan terkait pembukaan dan penutupan program studi.

Dalam rapat kerja tersebut, para wakil rektor juga memaparkan persoalan strategis serta langkah penanganannya selama periode 2025–2026. Evaluasi prodi sepi peminat menjadi agenda prioritas yang akan segera ditindaklanjuti.

Bagikan
Sumber: terasmaluku.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks