Pencarian

Dosen UMY Kembangkan SIM Admisi dan Latih Public Speaking di Maluku, Sasar Digitalisasi Kampus dan Soft Skills Siswa SMK

Kamis, 21 Mei 2026 • 15:09:53 WIB
Dosen UMY Kembangkan SIM Admisi dan Latih Public Speaking di Maluku, Sasar Digitalisasi Kampus dan Soft Skills Siswa SMK
Dosen UMY mengembangkan SIM Admisi interaktif untuk UM Maluku guna mendukung digitalisasi kampus.

AMBON — Digitalisasi kampus dan penguatan soft skills menjadi sasaran program pengabdian dosen Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) di Maluku. Dua agenda utama dijalankan: pengembangan Sistem Informasi Manajemen (SIM) Admisi untuk UM Maluku dan pelatihan public speaking bagi siswa SMK Muhammadiyah Kota Ambon.

Website PMB Interaktif: Live Chat hingga Integrasi Media Sosial

SIM Admisi yang dikembangkan berupa website Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) yang dirancang untuk memangkas jalur birokrasi pendaftaran. Sosialisasi dan implementasi sistem ini digelar di Aula Lantai 6 Kampus UM Maluku, Ambon, pada Selasa (7/4/2026), diikuti 45 dosen dan tenaga kependidikan.

Website tersebut tidak hanya berfungsi sebagai formulir pendaftaran. Fitur interaktif seperti live chat, forum diskusi, dan integrasi dengan YouTube serta Instagram disematkan untuk memberikan pengalaman lebih dekat bagi calon mahasiswa. Mereka bisa melihat profil dosen, bidang kepakaran, hingga aktivitas kemahasiswaan.

Dosen KPI UMY sekaligus pengembang program, Imam Suprabowo, menjelaskan bahwa pemanfaatan teknologi dalam sistem admisi menjadi kebutuhan penting di era digital. “Kami merancang SIM Admisi ini dengan memprioritaskan user experience calon mahasiswa. Melalui fitur interaktif seperti live chat, calon pendaftar dapat berinteraksi langsung dengan staf admisi maupun mahasiswa aktif secara real time,” ujarnya, Rabu (20/5/2026).

Menurut Imam, kehadiran teknologi ini bukan sekadar efisiensi teknis, tetapi strategi komunikasi digital untuk meningkatkan daya tarik promosi dan mendongkrak jumlah pendaftar di UM Maluku. Pihak rektorat menyambut positif sistem baru ini, karena proses seleksi dan verifikasi berkas dinilai lebih transparan dan akuntabel.

134 Siswa SMK Dilatih Public Speaking untuk Hadapi Wawancara Kerja

Program pengabdian kedua menyasar siswa kelas 12 SMK Muhammadiyah Kota Ambon. Pelatihan public speaking intensif digelar pada 8 April 2026 dan diikuti 134 siswa. Pemantauan perkembangan peserta masih terus dilakukan hingga pertengahan Mei 2026.

Imam Suprabowo menjelaskan, pelatihan ini dirancang untuk mempersiapkan mental dan kompetensi bicara siswa menghadapi tahapan krusial pasca-kelulusan, seperti tes wawancara kerja dan teknik negosiasi. “Siswa SMK sering kali memiliki keahlian praktik yang luar biasa, namun terkendala saat harus mempresentasikannya atau saat berhadapan dengan HRD,” katanya.

Materi pelatihan mencakup teknik berbicara efektif, pengaturan bahasa tubuh, hingga strategi psikologis mengatasi rasa gugup. Metode evaluasi ketat diterapkan melalui pre-test di awal dan post-test di akhir sesi. Setiap siswa wajib praktik public speaking satu per satu untuk mendapatkan umpan balik langsung dari instruktur dan rekan sejawat.

“Kunci utama komunikasi adalah jam terbang dan konsistensi. Melalui simulasi langsung dan feedback interaktif, para siswa diajak belajar dari kesalahan taktis saat presentasi dan mengenali kelemahan mereka,” tambah Imam. Dampak pelatihan ini diharapkan memperbesar peluang kelulusan siswa dalam seleksi kerja di perusahaan atau instansi yang mereka tuju.

Bagikan
Sumber: suaramuhammadiyah.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks