AMBON — Sebanyak 12 film pendek karya mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP Unpatti siap diputar dalam Communication Movie Festival (Comfest) Vol.3 2026. Festival yang digelar di Ambon ini merupakan implementasi proses pembelajaran bagi mahasiswa semester VI yang menjadikan produksi film pendek sebagai tugas akhir mata kuliah.
Dekan FISIP Unpatti, Wahab Tuanaya, mengatakan festival ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menampilkan kemampuan dan kreativitas mereka setelah menyelesaikan proses produksi film.
12 Judul Film yang Akan Diputar
Film-film yang akan diputar dalam Comfest 2026 antara lain Sumpah, A Matter of Time, Temu Waktu, Pulang yang Tertunda, Sepenggal Sajak, Alibi, Retak, Recalled, Yang Biasa Belum Tentu Nyata, Kisah Abadi Marthafons, Vegeance, dan The Rendered. Seluruh film merupakan karya orisinal mahasiswa yang diproduksi dalam satu semester.
Bukan Sekadar Festival Film
Menurut Wahab, Comfest 2026 merupakan edisi ketiga yang digelar selama masa kepemimpinannya di FISIP Unpatti. Ia menekankan bahwa festival ini bukan sekadar ajang pamer karya, melainkan bagian dari standar akademik yang harus dijalani mahasiswa.
"Produksi film pendek ini merupakan bagian dari mata kuliah yang harus diselesaikan mahasiswa. Karya-karya yang dihasilkan kemudian dipentaskan dalam festival sehingga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menampilkan kemampuan dan kreativitas mereka," ujarnya di Ambon, Rabu.
Dorong Mahasiswa Garap Film Dokumenter dari Skripsi
Ke depan, pihak fakultas mendorong mahasiswa untuk tidak berhenti pada film pendek fiksi. Wahab mengatakan banyak potensi yang bisa dikembangkan, seperti film dokumenter yang diangkat dari skripsi mahasiswa, sejarah desa, atau isu-isu sosial di masyarakat.
"Kami ingin kreativitas mahasiswa tidak berhenti pada film pendek saja. Banyak potensi yang bisa dikembangkan, misalnya dokumenter yang diangkat dari skripsi mahasiswa, sejarah desa, atau isu-isu sosial yang dekat dengan masyarakat. Ini menjadi cara mengubah pengetahuan akademik menjadi karya audiovisual yang bermanfaat," jelasnya.
Keterampilan Produksi Media dari Naskah hingga Distribusi
Wahab menjelaskan, festival film pendek ini menjadi sarana pembelajaran yang mendorong penguasaan keterampilan produksi media secara menyeluruh. Mulai dari penulisan naskah, pengambilan gambar, penyuntingan, hingga distribusi karya.
Ia menambahkan, mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP Unpatti selama ini telah menunjukkan kemampuan produksi media melalui berbagai kegiatan peliputan lapangan, penyajian berita, serta kampanye isu sosial di lingkungan kampus maupun masyarakat.
Apresiasi untuk Mahasiswa yang Tetap Produktif
Wahab juga mengapresiasi mahasiswa Ilmu Komunikasi yang aktif menjaga suasana kondusif di lingkungan fakultas sekaligus tetap produktif menghasilkan karya kreatif. Ia berharap mahasiswa terus menjaga ketertiban dan terus berinovasi.
"Saya berharap mahasiswa terus menjaga ketertiban, tetap kreatif, inovatif, dan menghasilkan karya yang sesuai dengan kompetensi keilmuan mereka," katanya.