Sean Strickland Kalahkan Khamzat Chimaev Lewat Split Decision Tipis di UFC 328

Penulis: Mustofa Kamal  •  Minggu, 10 Mei 2026 | 13:05:05 WIB
Sean Strickland memenangkan pertarungan UFC 328 atas Khamzat Chimaev melalui split decision.

Sean Strickland kembali menciptakan kejutan besar di oktagon setelah dinyatakan menang angka tipis (split decision) atas Khamzat Chimaev pada ajang UFC 328. Kemenangan ini dipastikan setelah dua dari tiga juri memberikan keunggulan bagi petarung berjuluk "Tarzan" tersebut dalam duel lima ronde yang menguras fisik.

Dua juri, Sal D’Amato dan Eric Colon, memberikan skor 48-47 untuk kemenangan Sean Strickland. Sementara itu, juri Sue Sanidad memberikan angka 48-47 untuk keunggulan Khamzat Chimaev. Hasil ini cukup mengejutkan mengingat Chimaev datang sebagai unggulan utama dengan bursa taruhan mencapai -500, berbanding terbalik dengan Strickland yang berstatus underdog di angka +375.

Ronde Kelima yang Memecah Suara Juri

Titik balik kemenangan Strickland terjadi pada ronde kelima yang menjadi penentu hasil akhir. Dalam ronde pamungkas tersebut, juri Colon dan D’Amato melihat Strickland lebih unggul berkat kemampuannya meredam upaya bantingan Chimaev. Strickland terus menekan dengan kombinasi jab dan pukulan kanan yang mendarat telak berkali-kali.

Meskipun Chimaev mencoba membalas dengan serangan yang lebih keras, volume pukulan Strickland terbukti lebih efektif di mata mayoritas juri. Kemampuan Strickland untuk segera bangkit setiap kali dijatuhkan menjadi faktor krusial yang membuatnya mengamankan poin di ronde terakhir, meski juri Sue Sanidad memiliki pandangan berbeda dengan memberikan ronde tersebut untuk Chimaev.

Strategi Anti-Gulat dan Dominasi Jab Strickland

Pertarungan ini sebenarnya dimulai dengan dominasi total Chimaev pada ronde pertama. Petarung asal Chechnya tersebut langsung membawa laga ke lantai dan mengancam dengan berbagai upaya kuncian leher. Strickland dipaksa bertahan total di bawah tekanan gulat yang sangat agresif sepanjang lima menit awal.

Memasuki ronde kedua, Strickland mulai membalikkan keadaan dengan menggagalkan takedown Chimaev dan justru berbalik memegang kendali di posisi atas selama beberapa menit. Memasuki ronde ketiga, Strickland sepenuhnya mendikte jalannya laga lewat adu pukul. Ia terus menghujani wajah Chimaev dengan jab tajam yang membuat hidung lawannya mulai mengucurkan darah.

Upaya Terakhir Chimaev di Ronde Keempat

Chimaev sempat menunjukkan tanda-tanda kebangkitan pada ronde keempat. Setelah kesulitan meladeni volume pukulan Strickland, ia mulai memvariasikan serangan dan berhasil mendaratkan bantingan di akhir ronde. Ketiga juri sepakat memberikan ronde keempat untuk Chimaev karena kendali permainan bawah yang ia tunjukkan di menit-menit akhir.

Namun, performa Chimaev di ronde penutup tidak cukup untuk meyakinkan dua juri lainnya. Keberhasilan Strickland meredam gulat "Borz" memaksa laga tetap berlangsung dalam posisi berdiri, di mana Strickland memiliki keunggulan stamina dan akurasi. Kemenangan ini mengulangi memori tahun 2023 saat Strickland juga mematahkan prediksi banyak orang ketika merebut sabuk juara dari Israel Adesanya.

Reporter: Mustofa Kamal
Sumber: sports.yahoo.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top