Tokoh Pemuda Ariate Serukan Penghentian Provokasi di Medsos Usai Bentrokan Huamual, Maluku

Penulis: Kaharuddin Yusuf  •  Rabu, 03 Juni 2026 | 13:34:01 WIB
Tokoh pemuda Ariate ajak masyarakat hentikan provokasi di media sosial pasca bentrokan Huamual.

PIRU — Tokoh pemuda Negeri Ariate, Stenly Siahaya, meminta seluruh masyarakat untuk menghentikan penyebaran narasi provokatif di media sosial yang dinilai dapat memperkeruh suasana pasca bentrokan di Kecamatan Huamual. Menurutnya, media sosial justru harus menjadi ruang untuk menenangkan situasi, bukan sebaliknya.

Seruan Damai di Tengah Ketegangan

Stenly menegaskan bahwa bentrokan yang melibatkan pemuda Desa Ariate dan Dusun Tanah Goyang merupakan musibah yang sangat disayangkan. Ia mengingatkan bahwa kedua wilayah selama ini hidup berdampingan dan menjaga hubungan persaudaraan yang kuat.

“Selama ini hubungan antara Desa Ariate dan Dusun Tanah Goyang berjalan baik. Kita hidup berdampingan, saling mengenal, dan menjaga hubungan persaudaraan,” ujarnya dalam pernyataan yang diterima di Piru, Senin.

Mengapa Tokoh Pemuda Minta Hukum Ditegakkan?

Stenly secara khusus meminta keluarga korban dan generasi muda dari kedua wilayah untuk tidak bertindak sendiri. Ia menekankan bahwa emosi tidak boleh menjadi alasan untuk memperpanjang konflik yang sudah terjadi.

“Darah boleh panas, rasa kecewa pasti ada. Tetapi menyelesaikan masalah harus dengan kepala dingin. Jangan sampai emosi sesaat menghancurkan tali silaturahmi yang telah dibangun sejak lama,” tegasnya.

Ia menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus tersebut kepada aparat kepolisian yang saat ini tengah mendalami kronologi kejadian. “Biarkan pihak kepolisian bekerja secara profesional. Hukum harus ditegakkan sesuai aturan yang berlaku,” katanya.

Apa Dampak Konflik bagi Masyarakat Kecil?

Dalam kesempatan itu, Stenly mengingatkan bahwa konflik berkepanjangan akan berdampak langsung terhadap masyarakat kecil yang bergantung pada aktivitas sehari-hari di wilayah tersebut. Ia meminta semua pihak tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berkembang.

“Jika situasi terus memanas, masyarakat kecil yang paling dirugikan. Karena itu mari kita bersama menjaga keamanan dan tidak mudah terprovokasi,” ujarnya.

Stenly bersama para pemuda perantau berharap Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat segera turun tangan secara serius untuk memfasilitasi proses perdamaian. Kehadiran pemerintah dinilai sangat dibutuhkan sebagai penengah guna mengembalikan keharmonisan yang sempat terganggu.

Doa untuk Korban dari Kedua Pihak

Stenly menyampaikan simpati dan doa kepada para korban, baik dari Dusun Tanah Goyang maupun Desa Ariate. Ia berharap seluruh korban dapat segera pulih dan diberi kekuatan dalam menghadapi situasi ini.

“Kami mendoakan saudara-saudara korban, baik dari Dusun Tanah Goyang maupun Desa Ariate, agar cepat sembuh dan kembali sehat. Tidak ada satu pun dari kita yang menginginkan peristiwa seperti ini terjadi,” ucapnya.

Reporter: Kaharuddin Yusuf
Sumber: teraspapua.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top