Bukan Sekadar Nyalurkan Kredit, Begini Cara Mantri BRI Bertahan di Medan Terjal Cianjur Selatan

Penulis: Mustofa Kamal  •  Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:13:02 WIB
Mantri BRI Randy Wijaya menempuh medan terjal Cianjur Selatan untuk mendampingi nasabah penyadap gula aren.

MALUKU — Wilayah Cianjur Selatan bukanlah medan yang bersahabat bagi siapa pun yang ingin menjangkau layanan perbankan. Jalanan rusak, kontur tanah menanjak, dan cuaca yang tak menentu sering kali memaksa perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki. Namun, kondisi itu justru menjadi rutinitas harian Randy Wijaya, Mantri BRI Unit Cibinong, Kantor Cabang Cianjur.

Baginya, mendampingi nasabah bukan sekadar pekerjaan administratif. Randy meyakini tugasnya adalah sebuah amanah untuk membantu usaha kecil agar naik kelas.

"Saya merasa bangga ketika bisa melihat nasabah yang awalnya merintis usaha kecil, kemudian berkembang berkat pendampingan dan fasilitas yang diberikan BRI," ujar Randy.

Kedekatan yang Lahir dari Percakapan di Beranda Rumah

Sebagian besar nasabah binaan Randy adalah penyadap gula aren yang mengandalkan hasil panen untuk kebutuhan keluarga. Dalam setiap kunjungan, ia tidak langsung membahas kredit. Randy lebih dulu duduk di beranda rumah, menikmati kopi hangat suguhan nasabah, dan berdiskusi tentang perkembangan usaha.

Dari obrolan santai itu, ia memetakan kebutuhan pembiayaan dan memperkenalkan solusi layanan BRI, termasuk BRILink Agen. Pola ini membangun kepercayaan yang tidak bisa didapatkan hanya dari data di layar komputer.

Perjalanan menuju lokasi memang penuh tantangan. Perubahan cuaca kerap menggagalkan jadwal yang sudah disusun, sementara kondisi jalan yang buruk mengancam keselamatan. Untuk itu, Randy selalu menyiapkan perlengkapan khusus agar tanggung jawabnya kepada nasabah tidak terhambat.

Pendekatan Humanis yang Menjadi Kekuatan BRI

Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya menegaskan bahwa kisah Randy mencerminkan dedikasi para mantri di seluruh Indonesia. Ia menilai kedekatan fisik dengan nasabah adalah kunci BRI dalam memahami kebutuhan masyarakat secara lebih akurat.

"Peran Mantri tidak hanya menghadirkan akses terhadap layanan keuangan, tetapi juga membangun hubungan yang erat dengan para pelaku usaha melalui pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan," kata Akhmad.

Dengan memahami karakteristik usaha di tiap daerah, solusi pembiayaan yang diberikan pun menjadi lebih relevan. Hal ini tidak hanya mendorong pertumbuhan UMKM, tetapi juga memperluas inklusi keuangan di wilayah-wilayah yang selama ini sulit dijangkau layanan perbankan konvensional.

Kisah Randy adalah bukti bahwa transformasi digital perbankan tidak serta-merta menghilangkan peran manusia. Di medan yang sulit sekalipun, kehadiran mantri tetap menjadi jembatan utama antara bank dan pelaku usaha kecil di pelosok negeri.

Reporter: Mustofa Kamal
Sumber: liputan6.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top