AMBON — KM Leuser, kapal penumpang milik PT Pelni, kembali beroperasi melayani trayek pelayaran di wilayah Maluku dengan jadwal resmi yang berlaku mulai 20 Agustus hingga 8 September 2026. Kapal ini melayani sejumlah kota penting seperti Namrole, Ambon, dan Saumlaki, menjadi tulang punggung mobilitas warga antarpulau di kawasan timur Indonesia.
Jadwal ini penting dicermati calon penumpang karena waktu sandar di setiap pelabuhan relatif singkat. Keterlambatan tiba di pelabuhan bisa membuat penumpang tertinggal kapal, mengingat KM Leuser langsung melanjutkan pelayaran ke kota berikutnya sesuai jadwal yang ditetapkan.
Berdasarkan jadwal yang dirilis, KM Leuser akan menyinggahi sejumlah pelabuhan utama di Maluku. Setiap persinggahan memiliki durasi berbeda, tergantung kebutuhan bongkar muat dan jumlah penumpang yang naik-turun.
Penumpang yang berangkat dari Namrole dapat memantau jadwal kapal ini untuk menuju Ambon atau sebaliknya. Sementara itu, warga Saumlaki yang hendak bepergian ke ibu kota Provinsi Maluku juga bisa memanfaatkan layanan KM Leuser pada periode tersebut.
Tiket kapal Pelni di rute Maluku kerap habis terjual jauh sebelum hari keberangkatan, terutama pada akhir pekan dan musim liburan. Calon penumpang disarankan memesan tiket melalui aplikasi Pelni atau kantor cabang resmi setempat untuk menghindari antrean panjang di pelabuhan.
Perlu dicatat pula bahwa jadwal pelayaran dapat berubah sewaktu-waktu akibat kondisi cuaca di perairan Maluku. Pelni biasanya mengumumkan perubahan jadwal melalui kanal resmi mereka, sehingga penumpang diimbau memantau informasi terbaru menjelang hari keberangkatan.
Berikut beberapa titik persinggahan KM Leuser yang perlu diketahui calon penumpang selama periode 20 Agustus-8 September 2026:
Bagi warga yang tinggal di luar ketiga kota tersebut, KM Leuser juga melayani persinggahan di pelabuhan lain di sepanjang rute. Informasi lengkap mengenai jam tiba dan berangkat dapat diakses melalui situs resmi Pelni atau papan pengumuman di pelabuhan setempat.
Kesiapan tiket dan pemahaman jadwal menjadi kunci kelancaran perjalanan laut di Maluku. Dengan mengetahui jadwal KM Leuser sejak awal, warga dapat merencanakan perjalanan dengan lebih efisien dan menghindari kendala di pelabuhan.