BYD Racco Mulai Dikaji untuk Pasar Indonesia, Respons Publik Disebut Positif

Penulis: Mustofa Kamal  •  Jumat, 21 Agustus 2026 | 03:14:31 WIB
Manajemen BYD Indonesia menyatakan kajian pasar untuk model Racco masih berjalan seiring antusiasme publik yang positif.

MALUKU — PT BYD Motor Indonesia membuka peluang menghadirkan Racco, mobil listrik mungil berformat Kei Car yang selama ini hanya dijual di Jepang. Pernyataan resmi dari pihak manajemen menyebut kajian pasar tengah berjalan, sejalan dengan antusiasme publik Indonesia yang mulai terlihat sejak BYD gencar memublikasikan model ini melalui kanal media sosialnya.

Luther Panjaitan mengatakan pihaknya menerima banyak masukan positif dari masyarakat Indonesia terkait Racco. "Mudah-mudahan studi market yang sedang kami lakukan dapat segera difinalisasi untuk melihat langkah ke depannya di pasar Indonesia," ujarnya saat dihubungi, Kamis (20/08/2026).

Bukan Sekadar Mobil Listrik Murah, Ini Keunggulan Teknis Racco

Racco menarik karena dikembangkan dari awal sebagai kendaraan listrik murni yang mematuhi regulasi Kei Car Jepang, bukan hasil konversi dari mesin bensin. Dimensinya sangat ringkas dengan panjang 3.395 mm, lebar 1.475 mm, dan tinggi 1.800 mm, menjadikannya ideal untuk mobilitas perkotaan yang padat.

Mobil ini menggendong motor listrik berkekuatan 47 kW atau sekitar 64 PS dengan torsi 160 Nm. Penggeraknya menggunakan sistem front-wheel drive (FWD) dan mampu memuat empat penumpang. BYD menyematkan teknologi Cell to Body (CTB) serta sistem X-PACK yang mengintegrasikan baterai dengan komponen elektronik kendaraan.

Konsep Software Defined Vehicle (SDV) juga diusung, memungkinkan pembaruan sistem kendaraan melalui over-the-air (OTA). Ini menunjukkan format Kei Car bisa beradaptasi dengan teknologi EV modern tanpa kehilangan karakter utamanya sebagai mobil perkotaan yang efisien.

Dua Pilihan Jarak Tempuh dan Tiga Varian di Jepang

Berdasarkan standar WLTC, Racco ditawarkan dengan dua opsi jarak tempuh. Varian terendah mampu menempuh 210 km, sementara dua varian di atasnya mencapai 320 km dalam sekali pengisian daya.

Di pasar Jepang, BYD memasarkan Racco dalam tiga level trim dengan harga bervariasi:

  • Racco 200: jarak tempuh 210 km, dibanderol ¥2.145 juta
  • Racco 300Plus: jarak tempuh 320 km, dibanderol ¥2.398 juta
  • Racco 300Premium: jarak tempuh 320 km, dibanderol ¥2.497 juta

Laju Pemesanan Tercepat di Jepang, 80 Persen Pilih Varian Tertinggi

Sejak diluncurkan di Jepang pada akhir Juli 2026, Racco mencatatkan 1.002 unit pesanan hanya dalam dua minggu pertama. Angka ini menjadikannya model BYD dengan laju pemesanan tercepat sejak pabrikan asal China itu masuk pasar Jepang.

Fakta menarik lainnya, sekitar 80 persen konsumen Jepang memilih varian tertinggi Racco 300Premium. Hal ini menunjukkan bahwa konsumen tidak sekadar mencari kendaraan murah, tetapi juga menginginkan fitur dan teknologi terlengkap dalam paket kompak.

Jika studi pasar di Indonesia rampung dan menghasilkan keputusan positif, Racco akan menjadi model pertama BYD yang dirancang khusus untuk pasar luar negeri. Kehadirannya berpotensi membuka segmen baru kendaraan listrik kompak di Indonesia yang selama ini didominasi model berukuran lebih besar.

Reporter: Mustofa Kamal
Sumber: otodriver.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top