MALUKU — Kebutuhan penyimpanan berkecepatan tinggi semakin mendesak di 2026, dan SanDisk menawarkan solusinya lewat kartu microSD Express 256GB. Di tengah harga memori yang terus merangkak naik, potongan harga di toko ritel Amazon ini layak diperhitungkan.
Kartu ini memakai interface PCIe/NVMe, bukan teknologi UHS-I standar yang umum dipakai kartu microSD konvensional. Hasilnya, kecepatan baca-tulis jauh lebih tinggi, yang berdampak langsung pada waktu loading aplikasi dan game yang lebih singkat.
SanDisk mengklaim kartu ini andal untuk menangani pengambilan gambar berat seperti video 5.3K, perekaman 4K/30fps, slow motion Full HD, dan burst foto RAW. Rating bintang 4,7 dari pembeli di Amazon turut menguatkan reputasi produk ini.
Pengguna Nintendo Switch 2 menjadi salah satu target utama. Konsol generasi terbaru ini mendukung format microSD Express, dan kapasitas 256GB cukup untuk menampung puluhan game AAA dengan update besar.
Kelebihan lain, kartu ini tetap kompatibel dengan perangkat lama berkat dukungan mundur ke mode UHS-I. Artinya, pemilik kamera atau HP yang lebih lawas masih bisa menggunakannya, walau performanya tidak akan maksimal.
Amazon menjual SanDisk 256GB microSD Express Card seharga US$58,99 (sekitar Rp 976 ribu dengan estimasi kurs Rp 16.500). Angka ini turun dari harga eceran yang disarankan sebesar US$69,99, atau setara diskon 16 persen.
Kartu ini termasuk kelas performa A1, U3, dan V30. Rating tersebut memastikan kartu mampu menangani aplikasi Android secara mulus dan merekam video dengan bitrate tinggi tanpa putus.
Bagi kreator konten yang sering merekam video resolusi tinggi di luar ruangan atau gamer yang butuh penyimpanan ekstra cepat, kartu ini menawarkan keseimbangan kapasitas dan kecepatan di harga yang lebih ramah. Diskon Amazon ini menjadi momen yang pas sebelum harga kembali naik.