Pencarian

Sekda Maluku Sadali Ie Tekankan Literasi Digital Guru di Ambon

Selasa, 05 Mei 2026 • 21:05:34 WIB
Sekda Maluku Sadali Ie Tekankan Literasi Digital Guru di Ambon
Sekda Maluku Sadali Ie membuka Rapat Komite Pengarah Program INOVASI Fase 3 di Ambon.

AMBON — Sekretaris Daerah Maluku Sadali Ie meresmikan pembukaan Rapat Komite Pengarah Program INOVASI Fase 3 di Lantai 5 Hotel Santika Ambon, Selasa (5/5/2026). Pertemuan strategis ini mengusung misi besar untuk memperbaiki kualitas hasil belajar anak-anak di Maluku melalui penguatan peran ekosistem pendidikan daerah.

Dalam arahannya, Sadali mengapresiasi kemitraan bilateral antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Australia. Program INOVASI dinilai konsisten mendorong perubahan positif, terutama dalam mempersiapkan masyarakat menghadapi arus globalisasi dan perkembangan teknologi yang kian masif.

Prioritas Literasi Digital bagi Tenaga Pendidik

Salah satu poin krusial yang disoroti adalah kesenjangan kemampuan teknologi di kalangan pengajar. Sadali menegaskan bahwa infrastruktur pendidikan tidak akan optimal tanpa dibarengi dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, terutama para guru.

“Tantangan terbesar yang akan kita hadapi adalah bagaimana memastikan guru dan tenaga kependidikan melek teknologi. Saya berharap Program INOVASI Fase 3 dapat meningkatkan kompetensi guru dalam penggunaan teknologi dalam pembelajaran,” tegas Sadali Ie.

Pemerintah Provinsi Maluku menilai penguatan literasi, numerasi, dan karakter merupakan fondasi utama. Keberhasilan pada level pendidikan dasar dianggap sebagai penentu kualitas pendidikan di jenjang berikutnya, sehingga sinergi antar-tingkat pemerintahan menjadi harga mati.

Dampak Kerja Sama Bilateral Indonesia-Australia

Program INOVASI Fase 3 merupakan kelanjutan dari rangkaian program seperti SKALA dan Inklusi. Kerja sama ini bertujuan menciptakan sistem pendidikan yang lebih inklusif dan bermutu bagi seluruh anak-anak di Bumi Raja-Raja.

“Atas nama Pemerintah Provinsi dan masyarakat Maluku, saya mengapresiasi semangat kerja sama bilateral antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Australia yang diwujudkan melalui Program INOVASI untuk mendorong perubahan positif dalam dunia pendidikan di Maluku,” ujarnya.

Melalui rapat komite pengarah ini, pemerintah daerah berupaya memperkuat komitmen agar pendidikan yang berkeadilan dapat terwujud. Hal ini dipandang sebagai pilar utama dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di wilayah Maluku yang memiliki tantangan geografis unik.

Kehadiran Stakeholder Lintas Instansi

Agenda ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbudristek, Prof. Dr. Toni Toharudin, serta perwakilan dari DFAT Australia, Laila Yudiati. Kehadiran mereka menegaskan dukungan penuh pusat terhadap transformasi pendidikan di timur Indonesia.

Turut hadir dalam rapat tersebut perwakilan dari Pemerintah Kota Ambon, Maluku Tengah, Seram Bagian Barat, hingga Maluku Tenggara. Unsur akademisi dari Universitas Pattimura dan UIN A.M. Sangadji juga dilibatkan guna memberikan perspektif ilmiah dalam penyusunan kebijakan pendidikan daerah.

Selain instansi pemerintah daerah, rapat ini juga mengonsolidasikan peran Balai Guru Penggerak, Balai Penjaminan Mutu Pendidikan, hingga Balai Bahasa untuk memastikan program literasi dan numerasi berjalan selaras di lapangan.

Bagikan
Sumber: mediacenter.malukuprov.go

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks