Polda Maluku menggelar serah terima jabatan sejumlah Pejabat Utama dan kepala kepolisian resor jajaran di Lobi Lantai I Mapolda Maluku, Ambon, Jumat. Kapolda Maluku Irjen Pol Dadang Hartanto menekankan bahwa penyegaran kepemimpinan ini harus memperkuat pelayanan kepolisian hingga wilayah kepulauan.
AMBON — Kepolisian Daerah Maluku melakukan penyegaran kepemimpinan di sejumlah posisi strategis, mencakup Pejabat Utama (PJU) dan kepala kepolisian resor (Kapolres) jajaran. Prosesi serah terima jabatan berlangsung di Lobi Lantai I Mapolda Maluku, Ambon, dan dihadiri Wakapolda Maluku Brigjen Pol Arif Budiman, Irwasda Polda Maluku Kombes Pol I Made Sunarta, serta sejumlah pejabat utama Polda Maluku.
Kapolda Maluku Irjen Pol Dadang Hartanto menyatakan bahwa rotasi jabatan merupakan bagian dari penguatan organisasi. Menurutnya, setiap pergantian pejabat harus mendorong peningkatan kinerja, memperkuat soliditas, dan memastikan pelayanan kepolisian semakin baik kepada masyarakat.
Karakteristik Wilayah Kepulauan Jadi Pertimbangan Utama
Dadang menyoroti kondisi geografis Maluku yang terdiri atas gugusan pulau dengan latar sosial dan budaya beragam. Hal itu, katanya, menjadi tantangan tersendiri dalam pelaksanaan tugas kepolisian sehari-hari.
Para pejabat yang menerima amanah baru diminta tidak hanya memahami tanggung jawab struktural. Mereka juga harus mampu membaca kebutuhan masyarakat serta membangun komunikasi dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
"Maluku adalah wilayah kepulauan. Kehadiran Polri harus mampu menjangkau masyarakat di semua wilayah, bukan hanya di pusat-pusat pemerintahan. Karena itu, setiap pejabat harus memiliki kemampuan adaptasi, membangun komunikasi dan memastikan pelayanan tetap hadir sampai ke wilayah kepulauan," ujar Dadang.
Prinsip Polri Presisi dan Deteksi Dini Jadi Prioritas
Dadang menegaskan prinsip Polri Presisi yang mengedepankan prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan harus menjadi pedoman seluruh pejabat dalam menjalankan tugas. Ia meminta pejabat yang baru dilantik segera melakukan konsolidasi internal dan memetakan persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah masing-masing.
Sinergi lintas sektor juga diminta diperkuat. "Segera bekerja. Kenali wilayah, pahami persoalan masyarakat, bangun sinergi dan jangan ragu mengambil langkah yang diperlukan sesuai aturan. Kita ingin organisasi semakin kuat dan masyarakat semakin merasakan kehadiran Polri," ucapnya.
Selain memperkuat pelayanan publik, para Kapolres baru diminta menjadikan deteksi dini sebagai salah satu prioritas dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah masing-masing.
Daftar Pejabat yang Serah Terima Jabatan
Pada tingkat Polda, jabatan Karo Rena Polda Maluku dipercayakan kepada Kombes Pol Sachroni Anwar, yang sebelumnya menjabat Karo Rena Polda Papua Barat Daya. Jabatan Dir Polairud Polda Maluku diserahterimakan dari Kombes Pol Handoyo Santoso kepada Kombes Pol Welly Djatmoko.
Jabatan Karo SDM Polda Maluku beralih dari Kombes Pol Jemi Junaidi kepada Kombes Pol Decky Irawan Kesuma. Sementara jabatan Kepala SPN Polda Maluku diserahterimakan dari Kombes Pol Romi Agusriansyah kepada AKBP Nurhadiansyah.
Di tingkat kewilayahan, jabatan Kapolres Buru diserahterimakan dari AKBP Sulastri Sukidjang kepada AKBP Andi Zulkifli. AKBP Revindo Pradikta Rulando selanjutnya dipercaya menjabat Kapolres Seram Bagian Barat (SBB) menggantikan AKBP Andi Zulkifli.
Jabatan Kapolres Seram Bagian Timur (SBT) dipercayakan kepada AKBP Ricky Pranata Vivaldy, yang sebelumnya menjabat Kasubdenperintis I Denperintis Ditsamapta Korsabhara Baharkam Polri. Ia menggantikan AKBP Alhajat.
Rangkaian sertijab juga diisi dengan pengambilan sumpah jabatan dan penandatanganan pakta integritas bagi pejabat yang menerima amanah baru.