Pencarian

BNN Tangkap Buron Bandar Sabu 98 Kilogram 'Bos Gendut' di Kampung Bahari, Dua Loyalis Ikut Diamankan

Kamis, 13 Agustus 2026 • 16:30:01 WIB
BNN Tangkap Buron Bandar Sabu 98 Kilogram 'Bos Gendut' di Kampung Bahari, Dua Loyalis Ikut Diamankan
Petugas BNN membawa buron bandar sabu 98 kilogram berinisial MR, yang dikenal sebagai 'Bos Gendut', dari Kampung Bahari ke Mangga Besar sebelum ditangkap pada Rabu malam.

MALUKU — Penangkapan ini merupakan buntut dari operasi yang berlangsung sejak Rabu (12/8) malam. Petugas membuntuti pergerakan gembong narkoba tersebut dari Kampung Bahari menuju Mangga Besar sebelum akhirnya melakukan penangkapan pukul 20.09 WIB.

"Operasi terhadap gembong narkoba yang tadi malam sudah kita tangkap pukul 20.09 WIB yang kita ikuti mulai dari kampung bahari keluar menuju Mangga Besar," kata Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN, Brigjen Roy Hardy Siahaan, dalam konferensi pers di kantor BNN Jakarta Utara, Kamis.

Jejak Buronan Kasus Sabu 98 Kilogram

MR telah berstatus buron sejak November 2025 terkait kasus kepemilikan sabu 98 kilogram. Berdasarkan pengembangan kasus, BNN turut menyita uang tunai Rp 1,277 miliar dari tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjeratnya.

"Dari hasil pengembangan terhadap yang bersangkutan, BOS gendut atau MR tersebut kita sudah mengembangkan TPPU-nya yang sudah berhasil kita sita, ada uang cash sebesar Rp 1,277 miliar," ucap Roy.

Selain uang tunai, BNN juga menyita sejumlah aset milik Bos Gendut yang nilainya mencapai Rp 39,950 miliar.

Dua Loyalis Masih Diperiksa Intensif

Kedua loyalis yang ditangkap di lokasi penggerebekan masih menjalani pemeriksaan. BNN mendalami keterkaitan keduanya dengan jaringan yang dikendalikan MR.

"Sejauh ini kita akan lagi periksa. Karena berdasarkan di TKP pada saat kita lakukan operasi sehingga pada saat periksa, kita proses sidik nanti akan kita sampaikan terkait hubungan Bos Gendut atau MR," ujarnya.

Jaringan Lintas Provinsi Masih Diburu

Roy menegaskan jaringan yang dioperasikan MR tidak hanya beroperasi di Jakarta. Pihaknya mengembangkan penyidikan untuk mengejar pemasok barang haram yang diduga berasal dari provinsi lain.

"Kalau kita mau bicara jaringan yang MR, ini jaringannya di antarprovinsi," kata Roy.

"Karena ada beberapa pelaku yang membawa barang ke Kampung Bahari berasal dari provinsi lain dan lagi kita kejar, kita kembangkan terus terkait beberapa pelaku lain yang bersama-sama terindikasi bersama tersangka MR," sambungnya.

Penggerebekan di Kampung Bahari dipimpin langsung oleh Danyon B Pelopor Kompol Eko Supriyanto. Kawasan tersebut selama ini dikenal sebagai salah satu lokasi rawan peredaran narkoba di Jakarta Utara.

Follow kabarambon.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: news.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks