AMBON — Pemerintah Kota Ambon menargetkan kurikulum musik kembali aktif di seluruh jenjang SD dan SMP dalam waktu satu bulan. Instruksi ini disampaikan Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena sebagai bagian dari penguatan identitas kota yang telah diakui UNESCO sebagai Kota Musik Dunia.
AMBON — Langkah ini ditegaskan Bodewin saat membuka Final Lomba Jukulele Tingkat Kota Ambon 2026, Senin. Ia meminta Dinas Pendidikan serta Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Ambon bergerak cepat untuk merealisasikan program tersebut di sekolah-sekolah.
"Jukulele mesti menjadi alat pemersatu kita untuk bersama-sama menghidupkan musik serta membangun hubungan persaudaraan di Kota Ambon," ujar Bodewin dalam sambutannya.
Target Satu Bulan untuk Ekosistem Musik Sekolah
Bodewin memberi tenggat waktu satu bulan bagi dinas terkait untuk memastikan kurikulum musik berjalan. Ia menilai pengembangan bakat sejak usia dini menjadi fondasi penting bagi masa depan musisi Ambon.
"Dalam waktu satu bulan, pastikan kurikulum musik terus berjalan di sekolah-sekolah," tegasnya.
Musik sebagai Sarana Pembentukan Karakter
Menurut Bodewin, pendidikan musik tidak sekadar melatih keterampilan bermain alat musik. Ia menyebut musik mengajarkan nilai kerja sama, menekan ego individu, dan menciptakan harmoni dalam kehidupan sosial.
"Kita membentuk karakter generasi muda lewat musik yang mengajarkan kerja sama, menekan ego, dan menciptakan harmoni," kata Bodewin.
Ia menambahkan, pengakuan UNESCO sebagai Kota Musik Dunia tidak boleh berhenti sebagai label semata. Status tersebut harus menjadi motivasi untuk mencetak musisi yang mampu bersaing di panggung nasional maupun internasional.
Rencana Pecahkan Rekor MURI 2027
Pemkot Ambon juga menyiapkan agenda besar pada tahun depan. Bodewin mengungkapkan rencana pemecahan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dengan melibatkan ribuan pemain jukulele secara serentak.
Kegiatan tersebut akan menjadi rangkaian dari peringatan Hari Ulang Tahun ke-451 Kota Ambon yang jatuh pada 7 September.
Final Lomba Jukulele dan Dukungan Berbagai Pihak
Final Lomba Jukulele Tingkat Kota Ambon 2026 digelar sebagai bagian dari rangkaian menyambut hari jadi kota. Ajang ini juga menjadi ajang pembuktian bakat generasi muda di bidang musik tradisional khas Ambon.
Bodewin memberikan apresiasi kepada DPD Laski Nusantara Jaya Kota Ambon, Tim Penggerak PKK, instansi vertikal, serta perbankan yang mendukung terselenggaranya acara. Dewan juri pada lomba ini dipimpin Ronnie Lopies dari Ambon Music Office (AMO).
Penghargaan Nasional untuk Kota Ambon
Pada kesempatan yang sama, Bodewin menyampaikan kabar membanggakan lainnya. Kota Ambon meraih Juara I tingkat nasional kategori kota dalam Financial Literacy Award 2026 dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD).
Pencapaian tersebut melengkapi deretan prestasi kota yang terus membenahi tata kelola, termasuk dalam bidang pendidikan dan kebudayaan.