SERAM BAGIAN TIMUR — Kekeringan yang melanda sejumlah wilayah Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) mendorong Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku bergerak menyalurkan bantuan air bersih. Sebanyak 3.050 liter air didistribusikan kepada warga Desa Administratif Kufar, Kecamatan Tutuk Tolu, Sabtu (28/8/2026), menyasar sekitar 230 kepala keluarga atau 1.100 jiwa.
Pengiriman dilakukan menggunakan satu unit mobil tangki L300. Berdasarkan laporan Posko BWS Maluku, realisasi penyaluran hingga 29 Agustus 2026 tercatat di satu desa dengan total distribusi mencapai 3.050 liter.
Instruksi Langsung dari Dirjen SDA Kementerian PU
Kepala BWS Maluku, Ruslan Malik, menyebut operasi air bersih ini merupakan tindak lanjut arahan Direktur Jenderal (Dirjen) Sumber Daya Air (SDA) Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Arnold Ritiauw. Arahan tersebut disampaikan sebagai langkah cepat menghadapi dampak kekeringan di sejumlah daerah di Maluku.
"Distribusi bantuan air bersih di sejumlah wilayah di Maluku ini atas arahan dan perintah Bapak Dirjen SDA Kementerian PU, dalam antisipasi kekeringan sesuai slogan Cari, Temukan, dan Eksekusi, untuk mengatasi kekeringan di daerah," jelas Ruslan.
Ruslan menegaskan, penyaluran air menjadi salah satu langkah konkret pemerintah memastikan warga tetap mendapat akses air di tengah kondisi kekeringan. "Langkah ini kami lakukan untuk membantu masyarakat yang mengalami krisis air bersih di sejumlah wilayah di Provinsi Maluku," katanya.
Bukan Sekadar Distribusi, BWS Pantau Kondisi Lapangan
Penanganan kekeringan tidak hanya mengandalkan kiriman air bersih. BWS Maluku disebut terus memantau kondisi di lapangan serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait.
Selain distribusi air untuk kebutuhan rumah tangga, BWS Maluku juga menangani jaringan irigasi yang ikut terdampak kekeringan. Kegiatan distribusi di Kabupaten Seram Bagian Timur berlangsung lancar tanpa kendala berarti, dan BWS menyiapkan penyaluran lanjutan untuk wilayah yang masih membutuhkan pasokan.
Harapan Warga untuk Penanganan Berkelanjutan
Warga penerima bantuan menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar di tengah krisis air. Ucapan terima kasih ditujukan kepada Presiden RI Prabowo Subianto, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Dirjen SDA Kementerian PU Arnold Ritiauw, serta jajaran BWS Maluku atas langkah cepat penanganan kekeringan di wilayah Maluku.