Pencarian

Telkom Pulihkan 400 BTS dan 2.600 Pelanggan IndiHome di NTT Kurang dari 24 Jam, 85 Persen Jaringan Kembali Normal

Senin, 17 Agustus 2026 • 11:56:31 WIB
Telkom Pulihkan 400 BTS dan 2.600 Pelanggan IndiHome di NTT Kurang dari 24 Jam, 85 Persen Jaringan Kembali Normal
Tim teknis TelkomGroup memeriksa perangkat BTS di wilayah terdampak gempa NTT.

MALUKU — Gempa yang mengguncang NTT tidak hanya merusak bangunan, tetapi juga memutus sejumlah infrastruktur telekomunikasi. Trafik layanan sempat turun drastis karena sekitar 50 persen BTS Telkomsel di wilayah terdampak terganggu. Namun, tim teknis yang dikerahkan langsung bekerja cepat memulihkan jaringan dengan mengutamakan keselamatan personel.

"Alhamdulillah trafik sudah berangsur normal. Sejalan dengan upaya percepatan perbaikan yang kami lakukan dan listrik yang mulai kembali, sebagian besar sudah pulih," ujar Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, dalam Rakor Penanganan Gempa wilayah NTT, Minggu (16/8).

300 Tim Teknis Dikerahkan ke Wilayah Terdampak

TelkomGroup menerjunkan 300 personel teknis ke sejumlah kabupaten yang terdampak, seperti Nagekeo, Manggarai Timur, Manggarai, Manggarai Barat, Alor, Ende, dan Ngada. Mereka bertugas melakukan asesmen kerusakan, memulihkan jaringan, serta menangani infrastruktur pendukung dengan berkoordinasi bersama BNPB, BPBD, TNI/Polri, dan pemerintah daerah.

Untuk menjaga layanan tetap menyala, perusahaan mengoptimalkan genset bergerak dan genset tetap di masing-masing area. Langkah ini diambil sembari menunggu normalisasi pasokan listrik dari PLN di lokasi bencana.

Jaringan backbone TelkomGroup sendiri masih berfungsi baik berkat jalur cadangan. Meski demikian, putusnya sejumlah fiber optik di darat dan laut menyebabkan kapasitas layanan di beberapa titik menurun. Perbaikan infrastruktur yang terdampak terus dilakukan secara bertahap.

Paket Darurat Rp1 untuk Pelanggan Terdampak

Selama masa pemulihan, Telkomsel menyediakan Paket Darurat berisi 3GB kuota internet, 100 SMS, dan 300 menit telepon dengan harga Rp1. Paket ini berlaku tujuh hari dan dapat diaktifkan melalui dial 88820#. Layanan ini dihadirkan agar pelanggan tetap bisa terhubung dengan keluarga dan memperoleh informasi pascabencana.

Dian menambahkan, konektivitas menjadi kebutuhan vital di tengah situasi darurat. "Kami memahami bahwa di tengah situasi bencana seperti ini, konektivitas menjadi kebutuhan yang semakin vital bagi masyarakat, baik untuk berkomunikasi dengan keluarga maupun untuk memperoleh informasi dan dukungan yang dibutuhkan," jelasnya.

TelkomGroup juga memperkuat sinergi dengan Danantara Indonesia, BP BUMN, Kementerian Komunikasi dan Digital, serta Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan untuk memastikan penanganan di lapangan berjalan aman dan terkoordinasi. Perusahaan berkomitmen memperkuat ketahanan jaringan melalui sistem cadangan agar kejadian serupa tidak melumpuhkan layanan dalam waktu lama.

Masyarakat yang membutuhkan informasi perkembangan layanan dapat menghubungi Hotline Tanggap Bencana TelkomGroup. Hingga berita ini diturunkan, pemulihan layanan di sejumlah wilayah terdampak terus berjalan dengan prioritas pada titik-titik yang paling dibutuhkan warga.

Follow kabarambon.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: liputan6.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks