MALUKU — Kabar duka menyelimuti industri musik country dan hiburan global. Dolly Parton, ikon yang karyanya menembus generasi, tutup usia di kediamannya di Nashville. Keluarga mengonfirmasi kepergiannya setelah Parton menjalani perawatan singkat akibat kanker.
Taylor Swift, salah satu musisi paling berpengaruh saat ini, langsung angkat bicara. Dalam pernyataan yang dirilis ke The Hollywood Reporter, Swift mengaku dunia tanpa kehadiran Parton terasa mustahil.
"Dunia tanpa Dolly terasa tidak mungkin, nyata, atau benar. Tapi karena cara dia menghabiskan waktu di bumi ini dengan sangat murah hati dan banyaknya nyawa yang dia ubah menjadi lebih baik, warisannya akan abadi," tulis Swift.
Pernyataan Lengkap Taylor Swift untuk Sang Idola
Swift, yang telah 14 kali memenangkan Grammy Award, menuliskan penghormatan panjang yang menyentuh. Ia menggambarkan Parton sebagai pemberi yang tak pernah berhenti memberi.
"Dolly memberi kita sosok untuk dikagumi sambil mendorong kita menjadi diri sendiri. Entah bagaimana, dia mampu menyampaikan pelajaran tentang dunia dengan lembut dan jujur, sering kali sekaligus lucu," kenang Swift.
Pelantun "Cruel Summer" itu juga menyoroti karakter kontradiktif yang justru membuat Parton begitu memikat. "Dia memiliki hati yang paling lembut saat berhadapan dengan perjuangan orang lain, dan tulang punggung baja untuk mempertahankan harga dirinya sebagai seorang seniman," lanjut Swift.
Swift menutup pesannya dengan janji yang mengharukan: "Dolly, aku akan memikirkanmu di setiap langkah perjalananku."
Koneksi Emosional: Donasi Rp 26 Miliar dan Candaan Soal Anak Pertama
Hubungan keduanya bukan sekadar kekaguman sepihak. Pada Juli lalu, Taylor Swift dan Travis Kelce mendonasikan USD 26 juta atau sekitar Rp 425 miliar ke berbagai organisasi, termasuk Imagination Library milik Dolly Parton. Program tersebut telah membagikan jutaan buku gratis untuk anak-anak di seluruh dunia.
Parton merespons donasi itu dengan video hangat di Instagram. Ia mengaku "terpesona dan sangat gembira" atas kemurahan hati pasangan tersebut.
"Sekarang sudah jelas, kalian menjadikan memberi kembali sebagai bagian penting dari hidup kalian. Jadi, ketika kalian punya anak pertama, bolehkah aku meminjamnya?" canda Parton kala itu. "Karena bayi itu pasti akan menjadi bayi yang spesial."
Refleksi Swift: "Kekuatan Evolusi dan Transformasi"
Bukan kali ini saja Swift memuji Parton. Dalam profil khusus yang dirilis The Hollywood Reporter pada 2023, Swift sudah menyebut Parton sebagai kekuatan besar di industri musik.
"Dolly adalah kekuatan evolusi dan transformasi di industri kita, tapi dia melakukannya dengan keceriaan yang membuatnya tampak mudah. Rasa humornya adalah hal favoritku darinya," ujar Swift.
Swift menilai Parton berhasil membuktikan bahwa seorang perempuan bisa menjadi seniman serius sekaligus penulis yang menikmati prosesnya. "Dia tidak pernah berhenti menantang dirinya sendiri untuk melampaui batas baru dan menjelajahi wilayah artistik baru. Dia seorang empu bercerita sepanjang masa," pujinya.
Sebelum meninggal, Parton sempat menunda serangkaian konser di Las Vegas pada September lalu karena masalah kesehatan. Ia juga membatalkan residensi di kota tersebut pada Mei, namun tetap meyakinkan penggemar bahwa kondisinya baik-baik saja.
Kepergian Dolly Parton meninggalkan jejak yang tak terhapuskan, tidak hanya di musik country, tapi juga di hati jutaan penggemar dan sesama musisi yang terinspirasi oleh karyanya.