Pencarian

Bulog Maluku Salurkan 761 Ton Beras Bansos untuk 25.383 Keluarga di Ambon, Target Pengadaan Gabah Naik 20 Kali Lipat

Kamis, 13 Agustus 2026 • 09:26:02 WIB
Bulog Maluku Salurkan 761 Ton Beras Bansos untuk 25.383 Keluarga di Ambon, Target Pengadaan Gabah Naik 20 Kali Lipat
Petugas menyalurkan bantuan beras bansos kepada keluarga penerima manfaat di Gudang Bulog Desa Halong, Ambon, Rabu (12/8/2026).

AMBON — Perum Bulog Kanwil Maluku-Maluku Utara bersama pemerintah daerah memulai penyaluran bantuan pangan periode Juli-September 2026 di Gudang Bulog Desa Halong, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Rabu (12/8/2026). Sebanyak 25.383 keluarga penerima manfaat (KPM) di wilayah Kota Ambon dan Maluku bakal menerima total 761.490 kilogram beras atau setara 761 ton.

Setiap KPM mendapatkan jatah 10 kilogram beras per bulan, sehingga total 30 kilogram untuk tiga bulan. Berbeda dengan periode sebelumnya yang turut menyertakan minyak goreng, penyaluran kali ini hanya berfokus pada komoditas beras.

Distribusi Melibatkan Armada Khusus dan Mitra Transportasi

Pimpinan Wilayah Bulog Kanwil Maluku-Maluku Utara, Rudi Sanawi Tahir, menyebut armada kendaraan telah disiagakan untuk mendistribusikan bantuan ke Desa Halong dan sekitarnya. Bulog juga menggandeng mitra seperti PT JPL untuk mendukung proses transportasi.

"Pada kesempatan ini, kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Wali Kota Ambon beserta jajaran pemerintah daerah, Dinas terkait, Bapak Kapolres/yang mewakili, Bapak Dandim/yang mewakili, serta seluruh Forkopimda yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan ini," ucap Rudi dalam sambutannya.

Personel Terbatas, Pengadaan Gabah Justru Tumbuh 10 Kali Lipat

Di tengah keterbatasan personel yang hanya sekitar 70 orang untuk mengawal dua provinsi, Bulog mencatat lonjakan signifikan pengadaan gabah dan beras sepanjang 2026. Hingga Juli 2026, capaian pengadaan telah meningkat lebih dari 10 kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Rudi mengapresiasi dukungan TNI, Polri, jajaran pertanian, penyuluh pertanian lapangan (PPL), serta Babinsa dalam proses pengadaan tersebut. Sinergi ini dinilai menjadi kunci percepatan serapan gabah petani lokal.

Target Akhir Tahun: Pengadaan Tembus 20 Kali Lipat

Bulog Maluku tidak berhenti di angka tersebut. Hingga Desember 2026, lembaga logistik pangan ini menargetkan pengadaan gabah dan beras dapat mencapai 20 kali lipat dibandingkan capaian tahun sebelumnya.

"Ini merupakan hasil kerja bersama antara Bulog, pemerintah daerah, jajaran pertanian, TNI, Polri, PPL, dan Babinsa. Kami berharap, sinergi dan dukungan tersebut dapat terus dipertahankan sehingga Bulog dapat menjalankan perannya dalam menjaga ketersediaan dan ketahanan pangan di wilayah Maluku dan Maluku Utara," harap Rudi.

Jaminan Kualitas Beras Bansos: Ditimbang dan Diperiksa Bersama

Menyoal mutu, seluruh beras yang disalurkan telah melalui proses pemeriksaan kualitas, berat, dan kondisi fisik secara bersama. Pihak terkait, termasuk pemerintah daerah dan jajaran ketahanan pangan, dilibatkan dalam pengawasan tersebut.

Bulog memastikan beras yang diterima masyarakat memiliki kualitas dan berat yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Hal ini untuk menjamin bantuan pangan benar-benar layak konsumsi dan tepat sasaran.

Follow kabarambon.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: tribun-maluku.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks